Radarlamteng.com, KOTAGAJAH – Bank Tara Kotagajah, Lampung Tengah (Lamteng) berdiri sejak tahun 2010. Tahun ini yang telah memasuki 11 tahun, Bank Tara tercatat memiliki aset sebesar Rp55 miliar.
Sementara, sampai saat ini kredit Bank Tara menembus angka Rp44,7 miliar yang 40 persen nasabahnya para petani di Lampung Tengah.
Komisaris Utama Bank Tara I Komang Koheri didampingi Direktur Utama Made Nata mengatakan bahwa dampak pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap kinerja perbankan.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Bank Tara. “Ada tantangan tersendiri saat pandemi, tapi kita bersyukur masih mampu bertahan,” kata Koheri, Jumat (5/3/2021).
Bahkan, kata dia, secara nasional Bank Tara mendapat prestasi nomor 2 (dari the finance).
Ketua DPRD Lamteng, Sumarsono saat berkunjung ke Bank Tara mengaku undangan ke bank tersebut sebagai kehormatan baginya. Bank Tara, kata dia, harus menjadi perhatian pemda karena tetap eksis sampai saat ini.
“Bank Tara memiliki kredibilitas. Kemudian profesional yang diterapkan dalam kinerja serta memiliki karyawan yang handal. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada Bank Tara yang telah membantu pergerakan ekonomi dan mengentaskan tenaga kerja di Lampung Tengah,” kata dia.
Menurut dia, sistem Bank Tara cukup bagus, prima dan teruji. Memiliki kekompakan kerja tim dan profesionalitas.
Sebagai wakil rakyat, Bank Tara yang berbasis pada pertanian, dia sangat mendukung. Apalagi membantu petani yang merupakan pekerjaan mulia. “Tolong support terus petani, jika petani maju, jujur bisa hasilkan buah yang bagus. Saya petani dan bangga jadi petani. Saat krismon, petani tetap jaya karena tangguh,” kata Sumarsono. (gde)
