Radarlamteng.com,TERUSANNNYAI – SMAN 1 Terusannunyai, Lampung Tengah menggelar acara pelepasan Drs. Andreas Sinaga MM, kepala sekolah yang telah memimpin selama tujuh tahun, Rabu (04/11/2020).
Andreas kini telah memasuki purna bakti. Selama memimpin, dia mendirikan sebuah masjid sebagai sarana ibadah. Hal ini diungkapkan Kepala SMAN 1 Terusannunyai Dra. Ratnawati, MPd.
“Hal paling bernilai yang ditinggalkan bagi warga sekolah, meski Bapak Andreas beragama Nasrani namun telah memberikan jalan untuk menuju surga bagi siswa Islam dengan inisiatif membangun masjid,” kata dia.
Masjid, ungkap ia dibangun dengan perjuangan dana dari murid dan guru serta pihak ketiga, termasuk gedung megah hingga prestasi murid dan guru ke jenjang nasional. “Selain ilmu yang diberikan, juga ada inspirasi yang menjadi motivasi. Yakni semua di awali dari mimpi untuk diwujudkan menjadi nyata,” urai Ratna disertai rasa haru.
“Dahulu rasanya hanya mimpi dan kini nyata telah terlihat. Atas semua yang kau beri dengan perubahan yang tidak mungkin menjadi mungkin atas kerjakeras bapak Andreas. Ungkapan kesan dan pesan murid. Andreas Sinaga di mata para guru sebagai sosok orangtua, sahabat, pemimpin yang penuh semangat kerja keras, berkarya terbaik untuk pendidikan di SMAN1 Terusannunyai,” katanya.
Pengawas Pembina SMA Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Dra.Yuyun Prawita Sari mengutarakan rasa terimakasih atas dedikasi dan prestasi yang dicapai oleh Andreas Sinaga.Momen yang kami alami di SMAN1 Terusannunyai adalah momen penuh kenangan perjuangan di sekolah ini. “Sekolah ini telah menjadi contoh yang luar biasa dan semangat yang hebat diwujudkan oleh Bapak Andreas dengan dedikasi dan prestasi cemerlang,” ujarnya.
“Yang paling utama adalah perjuangan dari jumlah murid ratusan sampai ribuan, gedung sekolah yang dahulu kecil sekarang berdiri megah, yang prestasi murid dan guruny sampai ke nasional karena siapa, semua jawabannya hanya satu yakni karena Pak Andreas Sinaga. Prestasi dan inovasi yang diperbuat untuk memberi manfaat bagi orang banyak.Baru sekali ini saya mengalami purna bakti Kepala Sekolah dengan kekuatan silaturahmi yang luar biasa, berhasil menyulap sekolah Teruna Hebat,” paparnya.
Ketua Komite SMAN.1 Terusan Nunyai Supriya menyampaikan rasa terimakasihnya mewakili orangtua murid dan masyarakat, selama 7 tahun Bapak Andreas Sinaga memimpin sekolah ini telah mengalami perubahan signifikan.
Drs. Andreas Sinaga, MM mamaparkan banyak perjalanan panjang yang dia rasakan selama di SMAN1 Terusannunyai.
“Keberhasilan sekolah ini yang saat ini kita rasakan adalah dibangun dengan kebersamaan kita semua,dari murid, guru,karyawan sekolah dan masyarakat serta pihak komite sekolah dan Kepala Kampung Bandar Agung,” ujarnya.
Masih ada Pekerjaan Rumah bagi seluruh warga sekolah sebagai harapan saya yang masih belum terealisasi. “Saya ingin sekolah ini bisa menjadi SMA Bangsa Bangsa dengan memasang 36 bendera bangsa, yang ditujukan murid untuk menghargai keragaman bangsa di negara ini, dan menghormati hak-hak asasi manusia, dibukanya laboratorium bahasa Inggris, sekolah yang sehat dengan kelas olahraga dan seni serta gedung serba guna akan terbangun,” imbuhnya.
Dia bilang, “pesan saya kepada Kepala Sekolah serta guru jadi pemimpin jangan mimpi dilayani tetapi harus melayani, seluruh guru dapat guyub, rukun, menjunjung kepercayaan masyarakat dalam membangun dan memajukan sekolah, rangkul semua masyarakat jangan sampai ada anak yang tidak sekolah di seputar Terusannunyai. Masjid Annur saya titipkan untuk membangun siswa yang berkarakter religius,” pesannya. (sci/rid)
