Radarlamteng.com, BANDARJAYA – Bank Syariah Rajasa Lampung Tengah (Lamteng) saat ini memasuki usia ke 14 tahun. Pada hari jadi yang ke 14 ini, Bank Syariah Rajasa menyelenggarakan Pertandingan Badminton antar kantor, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan yang kuat pada seluruh lini SDM Bank Syariah Rajasa.
Kegiatan ini berdampak pada pertumbuhan yang signifikan dari pencapaian target aset dan laba, sebagai hasil dari semangat kebersamaan, loyalitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Penguatan SDM dengan dasar rasa kebersamaan menjadi modal utama dalam mencapai tujuan perusahaan.
Hal tersebut seperti yang disampaikan Direktur Utama Bank Syariah Rajasa Lamteng Herwanto kepada radarlamteng.com Senin (8/8/2022).”Kami terus berusaha menumbuhkan perkembangan Bank Syariah Rajasa Lamteng dengan komitmen yang dimulai dari dalam yakni SDM.
Dengan adanya kebersamaan, lanjutnya akan menciptakan semangat kuat dalam bekerja, sehingga akan berbuah hasil maksimal berdasarkan target rencana bisnis yang dibuat, dan alhamduliallah pasa semester 1 ini target dari sisi aset dan laba tercapai,” terangnya.
Bank Syariah Rajasa Lamteng mengalami pertumbuhan yang sangat baik dari tahun ketahun.
Hal ini dibuktikan dari tahun 2015 aset yang dimiliki Rajasa sebesar Rp 11 milyar, dan memasuki Semester 1 tahun 2022 ini melejit dengan jumlah asset mencapai Rp 61 Milyar dengan rasio keuangan yang sehat.
Realisasi pertumbuhan terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2015 aset Rajasa berkisar Rp 11 milyar, lalu tahun 2016 naik menjadi Rp 15 milyar, Kemudian pada tahun 2017 posisinya meningkat di angka Rp 24 milyar dan tahun 2018 sukses pada aset Rp 37 milyar.
Pada tahun berikutnya tahun 2019 kenaikan juga terus terjadi dengan total asset mencapai Rp 43 milyar lalu tahun 2020 meningkat lagi dijumlah Rp 59,021 milyar, serta kembali naik aset yang dicapai pada tahun 2021 adalah Rp 59,346 milyar.
Sementara itu, pada tahun 2022 berdasarkan rencana bisnis bank untuk realisasi pencapaian target aset pada semester 1 atau posisi Juni 2022, aset Bank Syariah Rajasa Lamteng sudah tercapai dengan total Rp 61,535 milyar, tercapai sebesar 100,14% berdasarkan rencana bisnis yang dibuat yaitu sebesar Rp 61.448 milyar.
Sedangkan dari pencapaian laba tercapai target sebesar 148,17% dari rencana bisnis Rp 1,450 milyar dan tercapai sebesar Rp 2,148 milyar.
“Alhamdulillah hasil ini adalah berkat kerjasama dan kebersamaan dari semua jajaran karyawan, pimpinan sampai Komisaris serta dukungan yang besar dari Bapak Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Wakil Bupati Lamteng Ardito Wijaya selaku Kepala Daerah Lamteng.
Sekarang Bank Syariah Rajasa Lamteng telah mempunyai kantor pelayanan kas di enam kecamatan, yakni Punggur, Rumbia, Bumi Ratu Nuban, Kalirejo, Bandar Mataram dan Terusan Nunyai, sehingga diharapkan dapat lebih mudah melayani masyarakat hingga dipelosok daerah Lamteng,” pungkas Herwanto.(sci/rid)
