Ketua DPRD Sumarsono Nahkodai Pepadi Lamteng Periode 2022-2027

Radar Lamteng.com, GUNUNGSUGIH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) resmi dilantik sebagai Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Lamteng periode 2022-2027.

Pelantikan digelar di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Lamteng, Kamis (4/8/2022) malam oleh Ketua Pepadi Provinsi Lampung, Tariman BA.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Lamteng, Musa Ahmad, Forkopimda Lamteng, Asisten Adi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lamteng, para Camat se-Lamteng, dan seluruh dalang se- Lamteng.

Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang sekelik dan wayang kulit semalam suntuk yang dipandu oleh dalang-dalang terbaik Lamteng.

Ketua Pepadi Lamteng Sumarsono menjelasakan bahwa Pepadi hadir untuk melestarikan budaya adi luhur bangsa Indonesia. Wayang adalah sebuah seni yang telah di akui oleh UNESCO yang merupakan lembaga khusus PBB yang tugas utamanya perlindungan situs-situs sejarah dan budaya, sebagai salah satu warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia. “Wayang kulit ini adalah sebuah penyampai pesan yang sangat luar biasa. Terkait dengan pemerintahan, kita diajarkan bagaimana menjadi seorang pemimpin. Kemudian terkait dengan keagamaan, bagaimana seorang panitro atau seorang tokoh agama melaksanakan ajaran-ajaran agamanya. Sedangkan sebagai pendidik, di pewayangan ada banyak perguruan-perguruan yang banyak memberikan pelajaran yang baik kepada kita, tapi ada juga guru yang tidak baik bernama Sengkuni,”ujarnya.

Sumarsono menambahkan para dalang ini adalah pelaku seni yang bisa menyampaikan pesan dan membuat pengaruh yang baik kepada masyarakat. “Saya berharap para dalang terus berinovasi sama seperti semangat bupati Lampung Tengah yang menugaskan kepada semua stakeholder untuk melakukan inovasi untuk kemajuan pembangunan di Lamteng,” bebernya.

Sebagai Ketua DPRD, dirinya ingin mendorong bagaimana saat berada didepan bisa memberi contoh, kemudian saat berada di tengah bisa memberikan semangat, dan ketika berada di belakang bisa memberi dorongan. Semangat gotong royong, semangat kerjasama harus di gelorakan di Lamteng, mengingat luasnya wilayah Lamteng. “Saya berharap banyak kepada para dalang dan anggota Pepadi juga bisa membantu pemerintah Lamteng untuk bagaimana lebih cepat mensejahterakan masyarakat Lamteng,”harapnya.

Sementara itu, Bupati Lamteng Musa Ahmad, yang juga dilantik sebagai Pembina Pepadi Lamteng mengatakan, dengan telah dikukuhkannya Pepadi Lamteng ini bisa sama-sama menjaga dan melestarikan bahkan bisa mengembangkan seni budaya yang ada di Lamteng. “Banyak hal yang bisa dilakukan dan di sampaikan dengan seni budaya pewayangan yang ada di Lamteng ini. Oleh karena ini besar harapan saya kepada seluruh dalang yang ada di Lamteng, untuk bersatu padu, bergandengan tangan, bekerjasama dengan pemerintah daerah karena kekompakan dan kebersamaan ini menjadi sebuah keniscayaan dan menjadi keharusan kita dalam rangka membangun Kabupaten Lamteng,”bebernya.

Musa menjelaskan, bahwa untuk membangun Lamteng bukan hanya tugas eksekutif dan legislatif saja. Akan tetapi ini menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat Lamteng. “Untuk itu mari kita bersama-sama berbuat yang terbaik untuk Lampung tengah, dengan menyumbangkan pemikiran, tenaga dan materi untuk Lamteng, InsyaAllah Kabupaten Lamteng bisa menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Lampung,”tegasnya.

Musa berjanji, kedepan akan lebih sering di gelar kegiatan wayang kulit di Gedung Sesat Agung.

Dalam pagelaran wayang sekelik dan wayang kulit tersebut, menghadirkan dalang-dalang terbaik di Lamteng. Untuk penampilan wayang sekelik, menghadirkan Dalang Supriyanto dengan membawakan lakon sejarah asal mula Kampung Gunungsugih. Sedangkan untuk pagelaran wayang kulit menghadirkan Ki Dalang Sudaryanto dan Ki Dalang Catur dengan Lakon Gatot Koco Jedi atau Lahirnya Gatot Koco. (tka/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *