Kakam Belum Serahkan Nota Belanja, SPj ADD 2018 Kampung Onoharjo Terkendala

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR- Surat Pertanggungjawaban (SPj) pembangunan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018, di Kampung Onoharjo Kecamatan Terbanggibesar hingga kini belum terealisasi.

Menurut Sekretaris Kampung Onoharjo Nur Aini, hingga kini Kepala Kampung Onoharjo, Sumaryono belum memberikan nota belanja terkait pembelian sejumlah barang.

“Bagaimana SPj mau selesai jika tidak ada nota belanja. Sebab, mulai dari pencairan ADD tahun 2018, pembelanjaan barang atau material dilakukan oleh kepala kampung tanpa melibatkan perangkat yang ada,” ujarnya.

Tak hanya itu lanjutnya, keterlambatan pengerjaan fisik juga menjadi kendala. Seperti halnya, penyelesaian pembangunan jalan rabat beton yang selesainya belum lama ini.

“Sempat terkendala pembangunan jalan rabat beton kurang lebih 23 meter yang belum lama diselesaikan. Itu juga karena adanya tekanan untuk segera menyelesaikan pembangunan. Nah saat ini, saya kesulitan untuk menyelesaikan SPj karena nota belanja belum juga diberikan,” tambahnya lagi.

Hal senada dikatakan Kaur Pembangunan Kampung Onoharjo Sugino. Menurutnya, ia sebelumnya telah berkoordinasi dengan ketua TPK Suparjo untuk menyampaikan kepada kakam agar segera menyelesaikan pembangunan.

“Ini yang saya khawatirkan. Seharusnya pihak kampung telah selesai mengerjakan SPJ tahun 2018. Namun, kakam juga belum memberikan nota belanja untuk saya berikan kepada sekretaris kampung. Benar memang, kepala kampung yang belanja dan mengerjakan pembangunan tanpa melibatkan aparatur kampung,” jelasnya.

Sugino menambahkan, bukan hanya anggaran yang bersumber dari APBN saja yang terkendala. Yang berasal dari APBD juga sempat terhambat. Seperti rehab ruang PKK yang belum lama ini selesai.

“Saya tidak tahu apa yang ada dipikiran kakam sehingga semua pengerjaan diambil alih. Seharusnya jika melibatkan tim pengerjaan bisa cepat selesai, kepala kampung tugasnya hanya monitoring dan pengawasan saja, jika ada yang tidak benar. Saat ini pencairan ADD tahun 2019 ini mungkin akan terhambat jika SPj belum diselesaikan,” keluhnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kakam Onoharjo Sumaryono, belum bisa dihubungi. Nomor handphonnya 08218513xxxx dalam kondisi tidak aktif. (cw25/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *