Radarlamteng.com, WAYPENGUBUAN – Camat Waypengubuan Dahrif Ansori, membagikan penghasilan tetap (siltap) secara langsung kepada seluruh aparatur Kampung Lempuyangbandar, Jumat (9/11) malam.
Penyerahan siltap berlangsung balai Kampung Lempuyangbandar, disaksikan oleh Bhabinkantibmas kampung setempat, Bripka Rudi.
Dalam kesempatan itu, Dahrif Ansori menyampaikan kepada seluruh pamong dan RT yang hadir agar bekerja secara koperatif. Terkait pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai masih belum maksimal diminta untuk dikebut.
“Saya minta kepada seluruh pamong dan RT agar bekerja lebih koperatif, dan segera memberi tahu semua warga yang belum melunasi PBB, untuk segera melunasinya. Karena untuk tahun ini, khusus Kampung Lempuyangbandar masih belum maksimal dalam pelunasan PBB,” ungkapnya.
Selain itu, Dahrif Ansori juga menegaskan akan pentingnya untuk membayar PBB. Menurutnya, jika warga tidak membayar dan melunasi PBB, maka pembangunan kampung juga akan terhambat.
“Pembangunan suatu daerah atau kampung, akan dapat cepat terlaksana apabila semua warga menjalankan kewajibannya, salah satunya dengan membayar PBB sesuai dengan jumlah yang harus dibayarkan. Dan jika warga tidak sadar atau tidak mau melunasi PBB, maka pembangunan kampung juga akan ikut terhambat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bripka Rudi menghimbau agar masyarakat saling menjaga keamanan dan kenyamanan menjelang Pileg dan Pilpres. Ia juga meminta agar warga menghidupkan rondo lagi, demi keamanan kampung tersebut.
“Menjelang Pileg dan Pilpres ini, saya harap warga dapat menjaga keamanan dan kenyamanan kampung, agar Pileg dan Pilpres dapat berjalan lancar. Saya juga meminta warga menghidupkan ronda yang sempat pudar, agar keamanan di kampung ini dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya. (red/rid)
