Radarlamteng.com, BANDARSURABAYA – Sugiman, Kepala Kampung Gayabaru 5 menginginkan adanya program bedah rumah untuk warga kurang mampu.
Aspirasi itu diucapkan di hadapan angggota DPRD Lampung Ni Ketut Dewi Nadi dalam agenda resesnya di Kecamatan Bandarsurabaya, Minggu 21 Januari 2023 siang.
“Saya betul-betul mengharap dana aspirasi khusunya bedah rumah di kampung ini. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” kata Sugiman di balai kampung setempat.
Selain bedah rumah, juga ada beberapa aspirasi yang diusulkan peserta reses tahap 1 tahun 2024 oleh Ni Ketut Dewi Nadi di daerah pemilihan 7 Lampung Tengah ini.
Diantaranya, perbaikan jalan penghubung kampung dan kecamatan serta perbaikan data penerima bansos PKH dan BPNT yang disebut warga belum sepenuhnya tepat sasaran.
Menanggapi terkait bedah rumah, politisi PDI Perjuangan yang akan mencalonkan kembali di Pemilu 2024 ini mengatakan bahwa pihaknya siap berupaya untuk merealisasikan usulan tersebut baik dari anggaran pemprov maupun pusat.
Upaya untuk menurunkan program bedah rumah di Gayabaru 5, salah satu yang dilakukan yakni berkoordinasi dengan pusat, melalui Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan I Komang Koheri, yang tak lain adalah suami Ni Ketut Dewi Nadi.
“Pak Komang Koheri saat ini duduk di Komisi VIII DPR. Beliau dapat jatah bedah rumah setiap tahun. Selama 4 tahun terakhir ini sudah membedah rumah sebanyak 450 unit. Nantinya saya bisa bekerja sama dengan DPR RI dalam merealisasikannya. Tapi akan tetap saya bawa juga aspirasi ini di jajaran Pemprov Lampung,” jelasnya.
Dalam agenda di luar kantor menyerap aspirasi masyarakat tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi didampingi suami I Komang Koheri. Reses di Kampung Gayabaru 5 ini juga diikuti masyarakat dari Kampung Rajawali. Pagi harinya, mantan Kakam Rama Dewa, Kecamatan Seputihraman itu juga menggelar reses di Kampung Surabayabaru.
“Agenda reses saya dimulai tanggal 17 sampai 24 Januari 2023. Dalam kegiatan dinas di luar kantor ini saya manfaatkan betul untuk mengunjungi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Supaya tahu apa yang menjadi keluhan dan persoalan yang dihadapi oleh rakyat di daerah pemilihan saya ini,” kata Dewi Nadi. (rid)
