- Advertisement -spot_img
Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:58
BerandaKesehatanAda Kasus Covid-19, Sekolah Boleh Ambil Kebijakan Belajar Daring

Ada Kasus Covid-19, Sekolah Boleh Ambil Kebijakan Belajar Daring

- Advertisement -spot_img

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah (Lamteng) memberi kelonggaran kepada kepala satuan pendidikan dalam mengambil kebijakan terkait kegiatan belajar mengajar.

Kebijakan yang dimaksud, yakni kepala satuan pendidikan diperbolehkan melakukan pembelajaran secara daring kembali jika di daerah sekitarnya ditemukan kasus Covid-19. Seperti adanya satu warga di Kecamatan Seputihagung yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona pada 28 Agustus 2020.

“Kami sudah mendapat info beberapa satuan pendidikan di Kecamatan Seputihagung dan Kecamatan Terbanggibesar membuat kebijakan belajar daring terkait perkembangan kondisi di lapangan. Intinya, apapun kebijakan kepala satuan pendidikan dalam rangka upaya menyelamatkan jiwa serta kesehatan peserta didik tentu kami support,” kata Kabid Dikdas Disdikbud Lamteng, Dr. Nur Rohman, SE., M.Sos.I., Senin (31/8/2020).

Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, dia menekankan agar satuan pendidikan proaktif berkoordinasi dengan pihak terkait. “Jadi memang harus menjalin komunikasi aktif dengan semua stakeholders yang ada. Utamanya camat sebagai ketua tim gugus tugas Covid-19 tingkat kecamatan,” bebernya.

Sementara itu, terkait pemberian bantuan paket kuota internet untuk memperlancar proses belajar siswa dari Kemendikbud disambut baik Pemkab Lamteng. Saat ini, kata Nur Rohman, masih dalam proses pendataan oleh satuan pendidikan.

Kebijakan itu, sudah disampaikan ke kelompok kerja kepala sekolah (K3S) dan MKKS. “Sudah kita sampaikan ke K3S dan MKKS supaya segera mendata siswa dan nomor HP yang akan dikirim kuota internet. Sekarang ini masih dalam proses hingga 11 September 2020,” katanya.

Nur Rohman menyebut meski sebagian besar satuan pendidikan sudah melakukan belajar tatap muka, masih diperlukan kuota internet untuk memantau KBM. “Apalagi KBM tatap muka ini masih menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan belajar siswa di rumah masih dipantau,” ungkapnya. (rid)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here