Isak Tangis Keluarga Pecah, Pemakaman Briptu Singgih dilakukan dengan Upacara Secara Kedinasan Polri

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Isak tangis keluarga pecah ketika jenazah Briptu Singgih Abdi Hidayat (28) tiba di rumah duka di Kampung Bangunrejo, Kecamatan Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

Keluarga yang menyambut kedatangan jenazah Briptu Singgih tak kuasa menahan kesedihannya karena kehilangan orang tercintanya dengan cara yang cukup tragis.

Setelah tiba di rumah duka, jenazah Briptu Singgih dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat, dengan upacara secara kedinasan yang dipimpin langsung Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit, pada Minggu (24/3/2024) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Upacara pemakaman yang diselenggarakan secara Kedinasan tersebut diawali dengan pelepasan jenazah oleh pihak keluarga kepada Institusi Polri yang diterima oleh Kapolres Lamteng selaku Inspektur Upacara.

“Upacara pemakaman secara Kedinasan bagi personel Polri tersebut merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada Almarhum sebagai Insan Bhayangkara yang telah mengabdi dan berdedikasi tinggi kepada negara,” kata Kapolres Lamteng, AKBP Andik Purnomo Sigit.

Mewakili seluruh keluarga besar Polres Lamteng, Kapolres juga menyampaikan ucapan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Briptu Singgih Abdi Hidayat.

Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel Polres Lamteng maupun masyarakat di lingkungan sekitar atas segala salah dan kekhilafan Almarhum semasa hidupnya, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. “Semoga amal Ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT dan semoga pihak keluarga yang di tinggalkan senantiasa diberikan kesabaran serta ketabahan,” tuturnya.

Diketahui, Briptu Singgih Abdi Hidayat merupakan anggota Unit Reserse umum (Resum) Satreskrim Polres Lamteng yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar Losmen di Kecamatan Seputihbanyak, Lamteng pada Sabtu (23/3/2024) pagi, yang menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Pelaku AEA (17) yang memiliki motif ingin menguasai harta benda milik korban.

Kini pelaku telah diamankan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (tka/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *