Hati-Hati Bagi Pemilik Maupun Ketua Yayasan, Ada Modus Penipuan Catut Nama Sekda Lampung

Radarlamteng.com, PUNGGUR – Banyak cara bagi para penipu untuk mendapatkan keuntungan dari para targetnya. Bagaimana tidak, baru-baru ini terjadi modus penipuan yang mencatut nama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto.

Para pelaku penipuan tentu memiliki siasat yang dapat menarik perhatian para target. Dimana, pelaku berpura-pura meminta dokumemtasi kegiatan hingga nomor rekening yayasan. Sehigga, dengan mudah mereka mencetak dan mengirimkan struk (ressi) pengiriman dana donasi dengan nilai puluhan juta rupiah.

Hal itu tentu menjadi peringatan bagi pemilik maupun pengurus yayasan khusunya yang berada di wilayah Lampung. Karena, jika sampai terlena dengan kata-kata manis para pelaku maka akan menjadi musibah bagi para korban.

Seperti halnya yang terjadi terhadap pengurus Yayasan Hidayatul Mubtadin Al Furqonto, Kampung Totokaton, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng) Amir Gunawan baru-baru ini.

“Jadi, tadi pagi ada yang menghubungi saya melalui pesan WhatsApp dengan mengatasnamakan Sekda Provinsi Lampung. Dia mengatakan bahwa yayasan kami mendapat donasi Rp. 10.500 ribu dengan bukti struk bahwa uang sudah dikirim. Tapi dengan nilai itu kami diminta untuk mentransfer kembali sebagian uang ke rekening yayasan lain,” ungkap Amir Gunawan, Senin (11/12/2023).

Namun, kata dia, pihaknya tidak percaya begitu saja. Ia meminta kepada bendahara untuk mengecek ulang di ATM akan tetapi uang yang dinyatakan berhasil terkirim tidak ada di rekening penerima. Sehingga ia menghubungi pihak Bank untuk mengecek langsung, dengan hasil yang sama ternyata uang tersebut tidak ada dan pihaknya di peringatkan oleh pihak Bank untuk berhati-hati akan modus penipuan.

“Begitu pihak Bank bilang hati-hati penipuan kami pun langsung sadar bahwa ada modus penipuan serupa yang pernah terjadi sebelumnya. Bahkan waktu itu mengatasnamakan Gubernur Lampung Arinal Junaidi,” tambahnya.

Amir Gunawan yang juga Sekretaris Kampung (Sekkam) Kampung Totokaton ini menghimbau kepada seluruh yayasan yang ada untuk berhati-hati dengan modus penipuan yang mengatasnamakan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Yang jelas, jika terjadi seperti ini kita harus pastikan betul darimana datangnya. Pastikan kita pernah mengajukan proposal ke instansi tersebut. Jangan terburu-buru percaya apalagi mentransfer sejumlah uang. Cek rekening koran terlebih dahulu dan jangan memeberikan nomor handpone anggota yayasan kepada siapapun yang tidak dikenal,” imbaunya.(red/rid).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *