Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Bunda Literasi Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad serahkan bantuan buku dan perlengkapan perpustakaan.
Ada 2 jenis item bantuan yang diserahkan di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Lampung Tengah, Rabu 18 Oktober 2023.
Yakni bantuan untuk komunitas baca dan bantuan untuk taman bacaan masyarakat (TBM).
“Semoga bantuan yang kita serahkan hari ini bermanfaat untuk meningkatkan minat baca masyarakat Lampung Tengah,” kata Mardiana.
Lalu dapat menambah inovasi dalam berkreasi yang bisa diaplikasikan dalam praktik nyata. Dengan tujuan meningkatkan perekonomian di masing-masing KWT.
Sementara, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Marwin Bastari melalui Kabid Pelayanan, Pelestarian, Teknologi Informasi Komunikasi dan Kerja Sama Heri Mulya Budi mengatakan, ada 2 jenis bantuan yang diserahkan.
Pertama bantuan buku dari Perpusnas RI untuk 5 komunitas baca sesuai usulan ke Perpusnas RI yang proposalnya telah dijukan dan sudah terealisasi saat malam gemilang perpusnas belum lama ini.
Bantuan yang kedua yakni dari Pemkab Lamteng, yaitu untuk 7 taman bacaan masyarakat (TBM) berbasis inklusi sosial yang ada di setiap FKWT Berjaya.
Bantuannya berupa rak buku 12 set, meja kursi baca anak 15 set dan buku.
“Memang baru 7 TBM yang terakomodir karena keterbatasan anggaran,” kata Heri.
Bantuan buku untuk TBM itu berasal dari donasi seluruh pegawai ASN Pemkab Lamteng.
“Bantuan untuk TBM adalah tindak lanjut progres dari pencanangan kabupaten literasi beberapa waktu lalu,” jelasnya.
Diketahui, Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ) Mardiana Musa Ahmad sebelumnya telah menerima penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka (NJDP)dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
Penghargaan tertinggi dari Perpustakaan Nasional ini diterima saat acara Malam Gemilang Perpustakaan di Gedung Graha Bhakti Budaya, kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (11/10/2023).
Mardiana Musa Ahmad mendapatkan penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 202 pada kategori Pegiat Literasi.
Selain itu, Pemkab Lamteng juga mendapat Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) dari Perpusnas RI. (rid)
