Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Perbaikan jalan Ahmad Yani yang berada di Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggibesar Lampung Tengah (Lamteng) dikeluhkan warga. Pasalnya kondisi jalan yang dilakukan perbaikan seperti berjalan lambat bahkan hingga satu minggu terakhir tampak terhenti.
Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan perbaikan jalan hanya dari memasuki gerbang kopel Poncowati sampai kali Wayit hanya dengan pengerukan siring dan penimbunan jalan saja, dan hingga kini malah tidak ada lagi dilakukan pengerjaannya.
“Saya bekerja setiap hari disini dan melihat perbaikan jalan malah berhenti ditempat. Setelah pengerukan siring dan penimbunan jalan justru mandek tidak lagi ada kelanjutannya,” ungkapnya.
Sementara itu Bagus (16) salah satu siswa yang melintasi jalan juga mengeluh karena setiap hari mau masuk sekolah harus disuguhi debu dan jalan yang macet.
“Sekarang musim panas dan setiap hari debunya luar biasa hingga saya sampai batuk karena sering terkena debu dari jalan yang belum selesai ini. Dan setiap hari jalan juga selalu macet,” ucapnya.
Di lokasi jalan Poncowati hingga pukul 10.30 Wib pada Sabtu (9/9/2023) tidak terlihat pekerja yang melakukan perbaikan jalan.
Kepala SMKN 2 Terbanggibesar Wagiman juga menyampaikan harapannya terkait dengan adanya perbaikan jalan sejauh 650 Meter di desa Poncowati yang sudah berlansung cukup lama.
” Pekerjaannya terlihat sangat lambat dan hanya seperti itu saja. Hal ini tetunya sangat mengganggu kenyamanan lalu lintas dan karena sekarang musim kemarau debu yang beterbangan mengganggu kesehatan warga sekolah.
Kami berharap akan perhatian dari perbaikan jalan yang sudah lama diinginkan warga Poncowati ini dan menjadi central pendidikan. Kasihan siswa juga tenaga pendidik yang setiap hari harus melintasi jalan ini, jika masalah kemacetan juga dampak debu akibat perbaikan jalan ini tidak segera rampung diselesaikan,” harapnya.(sci/rid)
