Kadis Pendidikan Provinsi Lampung Sulpakar Kukuhkan Satgas Gerakan Literasi Sekolah Lampung Tengah 2022-2025

Radarlamteng.com, TERUSAN NUNYAI – Satuan Tugas Gerakan Literasi Sekolah (Satgas GLS) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) masa bakti 2022-2025 resmi dikukuhkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Drs.Sulpakar,M.M pada Rabu (14/12/2022) di Aula Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 1 Terusan Nunyai.

Secara resmi Sulpakar menyerahkan SK Pengukuhan kepada Ketua Umum I Made Sulatra didampingi Sekertaris Henrican Purba dan Bendahara Sri Mulyati.

Disamping Pengukuhan Satgas GLS Lamteng juga dilakukan penandatangan prasasti gedung-gedung fasilitas sekolah yang dibangun dari hasil peran serta masyarakat. Diantaranya gedung Griya Ki Hajar Dewantara SMAN 1 Terusan Nunyai, lalu RPS Multimedia SMKN 1 Seputih Surabaya.

Kemudian diresmikan juga masjid An-Nur SMAN 1 Terusan Nunyai, masjid Al Ikhlas SMAN 1 Kalirejo, juga masjid Darul Ilmi SMAN 1 Punggur, serta masjid AL Haaq SMKN 1 Seputih Surabaya. Selain itu pembangunan Gedung Pertemuan SMAN 1 Seputih Banyak, lalu RKB SMKN 1 Terbanggibesar, RPS Teknik Sepeda Motor dan Bisnis SMKN 1 Seputih Surabaya. Sport Centre SMKN 1 Trimurjo dan Sport Centre SMAN 1 Terusan Nunyai serta GAPURA INI SMAN 1 Terusan Nunyai.

Pada kesempatan tersebut Sulpakar meminta Kepala Kampung Bandar Agung Sutopo untuk melakukan pemukulan gong sebagai tanda dilouncingnya lagu mars,hymne dan jinggle SMAN 1 Terusan Nunyai. Camat Terusan Nunyai Effendi Arbain dan Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai Ratnawati Ketua MKKS SMA Lamteng I Nyoman Suwarmo serta Ketua MKKS SMK Lamteng Harjimat turut hadir beserta jajaran Kepala SMA dan SMK se Lampung Tengah juga Ketua MKKS SMA dan SMK se Provinsi Lampung.

GLS merupakan budaya literasi yang harus terus digalakkan dengan konsentrasi agar budaya membaca dapat digerakkan dengan memahami ilmu yang dibaca dari buku. Guru dan Kepala Sekolah adalah penentu keberhasilan anak didik,sehingga guru harus terus belajar dengan peningkatan intelektual dan kompetensi. Dalam melaksanakan tugas harus menegakkan kedisiplinan, memiliki kreatifitas yang tinggi, inovatif dan komunikatif.

Anak bangsa lanjutnya adalah tanggungjawab kita semua dan ini harga mati. Sulpakar juga memberikan pesan kepada siswa untuk tekun dalam ibadahnya, patuh pada orangtua dan guru,rajin belajar dan menjauhi narkoba juga pergaulan bebas.

“Penting untuk dibangun sinergi peran serta dari semua pihak, untuk menghasilkan generasi bangsa yang sukses Dimas depan. Bagi yang punya ilmu dapat membantu dengan wawasannya, bisa juga dibantu dengan tenaga juga uang hingga doa.

Dan berdasarkan aturan bahwa pihak sekolah dibolehkan meminta sumbangan kepada walimurid asalkan tidak ditentukan nilainya. Dan bagi siswa yang tidak mampu maka diwajibkan untuk tetap dapat sekolah dengan pembiayaan dari pemerintah. Diharapkan melalui GLS juga akan ada pemerataan siswa dalam menempuh pendidikan disekolah yang semua bisa meningkatkan kualitas terbaiknya,” terang Sulpakar.

Sementara itu Made Sulatra Selaku Ketua Umum GLS Lampung Tengah mengaku siap untuk segera menyusun program bersama jajaran pengurus GLS.

“Implementasinya tentu dimulai dari lingkup terkecil mulai dari dalam kelas antara guru dan siswa melakukan pembiasaan membaca untuk kemudian dapat diteruskan kelingkup luar lingkungan sekolah,” jelasnya.

Ketua MKKS SMA Lamteng I Nyoman Suwarmo mengucapkan selamat kepada pengurus GLS Lamteng yang telah dikukuhkan. “Tugas dan beban tanggungjawab berat untuk diemban dan harus dibenahi, karena dari 100 anak hanya satu siswa yang rajin dan gemar membaca.

Dengan adanya Bunda Literasi dari Tingkat Provinsi, Kabupaten, Camat, Kampung hingga tingkat bawah RT akan dapat mengkolaborasikan gerakan dalam menumbuhkan minat membaca anak kembali pulih minimal 30 menit dalam sehari,” paparnya.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *