Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – SMKN 1 Seputihagung, Lampung Tengah (Lamteng) mengajak siswa baru kelas X yang mulai melakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya sebatas mengetahui tentang lingkungan sekolah.
Namun secara utuh juga memahami semua program pendidikan dan pembelajaran dengan mengacu kurikulum Merdeka, selain dengan ilmu pengetahuan juga diperkuat dengan ketrampilan (skill)
Selama 4 hari dari tanggal 19-22 Juli 2022, sejumlah 385 siswa baru diberikan materi oleh seluruh wakil kepala sekolah, kordinator program serta anggota TNI dari Koramil Terbanggibesar.
Materi diberikan seputar project penguatan profil pelajar Pancasila, wawasan Wiyata mandala juga pengenalan kurikulum.Selain itu media sarpras, serta pembinaan mental agama, juga tata tertib dan ektrakurikuler hingga rasa kesadaran berbangsa dan bernegara ditanamkan dalam setiap jiwa siswa.
Tidak hanya itu, dalam MPLS siswa juga mengikuti kepramukaan, tata krama dan pengenalan hubungan kerja industri, dan pengenalan jurusan serta pendidikan karakter.
Kepala SMKN 1 Seputihagung Harjimat,S.Pd, M.Pd melalui Khoirul Abror,M.Pd.I menyampaikan untuk kelas X melakukan MPLS sementara kelas XI dan XII melakukan pendidikan penanaman Disiplin Siswa (PPDS),” urai Abror.
Dengan MPLS, lanjutnya sasaran kita dapat memberikan informasi secara utuh dari semua aspek baik sarpras, kurikulum dan humas. Di SMKN 1 Seputihagung dengan hasil kejuruan yang diintegrasikan dengan Ilmu pengetahuan teknologi (IPTEK) dan Ilmu pengetahuan Agama (IPTAQ),” paparnya.
Siswa kelas X tahun ajaran 2022 sudah akan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Dalam kegiatan belajar disekolah ini terdapat Jumat Karakter, Jumat Seni, Jumat Sehat dan Jumat Bersih. Dimana setiap hari Jumat semua guru wajib memberikan materi profil pelajar Pancasila. Kolaborasi ilmu pengetahuan dari setiap guru dengan memberikan materi profil Pancasila dalam 1 jam.
SMKN 1 Seputihagung, saat ini memiliki nilai unggul dari prestasi seni tari, dan pernah jawara go nasional dengan prestasi karatenya. Saat ini sekolah yang berpusat di Kampung Donoarum, mempunyai 6 program kejuruan yakni teknik pengelasan, otomotif, kendaraan ringan, bisnis sepeda motor. Kemudian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Multi Media yang sekarang berubah menjadi Desain Komunikasi Visual (Dekave), serta Bisnis Ritel yang sebelumnya kejuruan Pemasaran.(sci/rid)
