Peran Aktif Bindes Kampung Liman Benawi, Cegah Terjadinya Wabah DBD saat Musim Penghujan

Radarlamteng.com, TRIMURJO – Sebagai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Bidan Desa (Bindes) di suatu kampung atau desa salah satunya ialah beperan aktif didalam mencegah terjadinya wabah virus Demam Berdarah Dengue (DBD) di saat musim penghujan tiba.

Seperti yang dilakukan oleh kelompok pembina kesehatan tingkat desa yang ada di Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng).

Di komandoi oleh seorang bidan yakni Walyati Ali, A. Md. Keb., yang merupakan tenaga kesehatan yang berada dibawah naungan UPTD Puskesmas Simbarwaringin itu bergerak lebih cepat sebelum terjadinya peningkatan wabah DBD di wilayah kerjanya.

“DBD ini memang mewabah disaat musim penghujan begini, namun dalam hal ini sebenarnya lebih kepada pencegahan yang terpenting. Sebab, kalau untuk pencegahan di wilayah kerja Puskesmas Simbarwaringin ada program pemantauan jentik berkala yang selalu kita sosialisasikan melalui pemegang program surveylance,” kata Walyati kepada radarlamteng.com Kamis (6/1/2022).

Walyati juga mengungkapkan, bahwa penanganan bagi warga yang kodarullah terkonfirmasi positif DBD salah satunya ialah perawatan tdi tingkat rumah sakit, akan tetapi, pihaknya tidak tinggal diam dalam menangani kondisi tersebut.

“Artinya, kami yang berada di tingkat desa maupun yang ada di tinggkat Puskesmas tidak lepas tangan begitu saja dengan keadaan saudara-saudara kita yang memang kodarullah terkonfirmasi,” ujarnya.

Walyati yang merupakan istri dari Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Metro Ali Imron ini juga mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama pemegang program sudah turun langsung untuk melakukan pemantauan serta melakukan pemyemprotan (fooging) di titik-titik yang berpotensi berkembangnya jentik nyamuk serta melakukan penaburan bubuk obat pembasmi nyamuk dan jentik (Abate) beberapa waktu lalu.

“Alhamdulilla untuk Kampung Liman Benawi hingga saat ini masih kondusif, dan kita juga sudah melakukan beberapa tahapan didalam pencegahan wabah DBD ini. Bahkan, kita juga sudah melaksanakan foging dan penaburan bubuk Abate di wilayah yang berpotensi terjadinya wabah ini,” ungkapnya.

Bahkan kata Walyati, dirinya juga tak henti-hentinya menghimau masyarakat disetiap kegiatan salah satunya melalui kegiatan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan, memantau tempat berkembangnya jentik nyamuk, serta membasmi sumber sarang nyamuk.

“Untuk itu, kami tenaga kesehatan yang berada di Kampung Liman Benawi menghimbau kepada seluruh warga khusunya warga binaan untuk selalu tanggap terhadap kesehatan keluarga, sehingga bila mengalami tanda-tanda kesakitan yang mengarah kesana agar segera koordinasikan dengan kami,” pungkasnya. (cw29/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *