Radarlamteng.com, TERUSANNUNYAI – Setelah mendapat informasi dari warga, Penjabat (Pj) Kepala Kampung (Kakam) Bandarsakti Mohpian dengan didampingi kepala Puskesmas Bandaragung Yunus, langsung menyambangi kediaman Fahmi, balita berusia tiga tahun, Putra kedua dari pasangan Doni (40) dan Desi (35), yang mengalami gizi buruk dan patah tulang kaki, Rabu (22/12/2021).
Dengan membawakan sembako dan beberapa makanan khusus balita, Mohpian beserta petugas kesehatan dari Puskesmas Bandaragung yang tiba di kediaman Fahmi, langsung melakukan pemeriksaan kesehatan kepada balita tersebut.
Dimana, dari hasil pemeriksaan tersebut petugas kesehatan mengatakan bahwa balita tersebut mengalami gizi buruk. Selain itu, kondisi kaki dari balita tersebut juga bengkok akibat patah tulang kaki yang dialaminya sejak ia berusia satu setengah tahun.
Dihadapan Doni dan Desi, Mohpian mengatakan akan membantu sebisa mungkin untuk kesembuhan balita tersebut. Namun, dirinya juga mengatakan adanya kendala karena Doni dan Desi, yang menetap di kampungnya tersebut sejak tiga bulan lalu, masih merupakan penduduk Provinsi Jambi dan belum mengurus surat pindah domisili.
“Setelah melihat langsung keadaan balita tersebut yang sangat memprihatikan, kami akan berupaya sebisa mungkin untuk membantu kesembuhannya. Karena, orang tua dari balita tersebut juga merupakan orang yang kurang mampu. Namun, disini kami juga menegaskan akan kendala yang alami oleh balita tersebut karena orang tuanya belum mengurus domisili dan saat ini masih merupakan penduduk Jambi. Dan sesegera mungkin kami juga akan segera mengurus kepedudukan dari orang tua balita tersebut, agar kami bisa cepat membantunya,” terangnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Yunus yang juga menyampaikan keprihatinannya kepada balita tersebut, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan secara langsung. Yunus juga mengatakan siap membantu sebisa mungkin, demi kesembuhan balita tersebut.
“Kami dari tenaga kesehatan sangat miris melihat kondisi adek Fahmi, dan kami siap membantu semaksimal mungkin demi kesembahannya. Terutama, kami akan mengutamakan kesembuhan dari patah tulang yang dialami oleh adek Fahmi, karena kemukinan dari patah tulang tersebut, adek Fahmi mengalami susah makan sehingga dirinya mengalami gizi buruk. Dan untuk saat ini yang bisa kami lakukan, hanya memberikan makanan tambahan buat adek Fahmi. Karena, saat ini administrasi kependudukan dari orang tua adek Fahmi masih Provinsi Jambi,” Tegas Yunus.
Atas perhatian dan bantuan yang diberikan pihak kampung dan Puskesmas kepada anaknya, Doni mengucapkan terima.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kakam dan kepala Puskesmas Bandaragung, yang langsung datang kekediaman kami guna memberikan bantuan kepada putra kami. Dimana, bantuan tersebut sangat kami harapkan demi kesembuhan putra kami ini,” ucapannya. (red/rid)
