Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Pemkab Lampung Tengah menerima Piagam Rekor Muri Pelayanan Jemput Bola (Jebol) Terbanyak Indonesia.

Penghargaan diterima Bupati Lamteng Musa Ahmad saat kegiatan Bunga Kampung di Lapangan Merdeka Rejosari Mataram, Kecamatan Seputihmataram, Kamis (2/12/2021).

Perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia, Andre Purwandono yang menyerahkan piagam berujar bahwa MURI menilai Bunga Kampung sebagai program inspiratif.

Bupati bekerja dengan hati sesuai harapan masyarakat. Bunga Kampung merupakan program jemput bola dengan membuka 18 pelayanan. Meliputi pendidikan, kesehatan, SIM, perpajakan, dan perizinan. Kabupaten lain, katanya, belum mencapai prestasi pelayanan publik seperti Kabupaten Lampung Tengah.

“Sebuah penghargaan yang patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah,” katanya.

Sementara, Bupati Musa Ahmad mengatakan Piagam Rekor Muri Pelayanan Jemput Bola Terbanyak Indonesia sebagai motivasi Pemkab Lampung Tengah terus berinovasi dalam pelayanan publik demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara pada kegiatan Bunga Kampung di Seputihmataram ini, diawali dengan launching pelayanan publik.

Bupati Lamteng Musa Ahmad membuka pelayanan publik untuk masyarakat dan memberikan cinderamata kepada ASN yang telah pensiun, penyerahan izin gratis dan rekening perangkat kampung.  Kemudian dilanjutkan dengan  bertemu dengan kelompok tani, kelompok budidaya perikanan, perkebunan, dan kelompok ketahanan pangan.

Program Bupati Musa dan Ardito Wijaya memang mengutamakan bidang pertanian karena menjadi tonggak perekonomian di Lampung Tengah. Bupati Musa Ahmad menjadikan bidang pertanian sebagai fokus utama agar kegiatan pertanian di Lamteng semakin maju pesat. 

“Pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi dan upaya pergerakan untuk memajukan berbagai bidang, salah satu yang utama adalah pertanian, karena kesejahteraan petani menjadi perhatian khusus bagi Pemda Lamteng,” kata Bupati.

Desti, salah satu warga sekitar yang mengurus administrasi kependudukan menyatakan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya program ini. “Jarak dari sini ke Gunungsugih cukup jauh, ada Bunga Kampung jadi mudah untuk mengurus surat kependudukan,” ujar Desti. (bil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *