Kesbangpol Lamteng Sosialisasi Nasionalisme Kebangsaan Bagi Pelajar

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Tengah mengajak pelajar untuk meningkatan wawasan kebangsaan dengan memiliki karakter.

Hal ini dilakukan dengan menggelar sosialisasi nasionalisme kebangsaan bagi pelajar di SMAN 1 Punggur, Senin (20/09) dan Selasa (21/09) di SMKN 2 Terbanggibesar.

Kepala Badan Kespabpol Lamteng Sugandi melalui Kabid Idiologi dan Wawasan Kebangsaan Indah Lestari Ari Rahayu mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan rasa berjuang kepada pelajar dengan penguatan karakter.

“Pelajar diharapkan memiliki karakter rasa kebangsaan dengan berjuang yang diimplementasikan mulai menjaga diri dan lingkungannya, mau peduli dengan kawan di sekitarnya, bersikap sopan santun dan mau bergotong royong,” katanya.

Berjuang bagi pelajar, jelas Indah bukan berarti harus dengan mengangkat senjata. “Namun berjuang dengan semangat untuk memberikan yang terbaik dengan potensi diri dan prestasi,” urainya.

Sosialisasi nasionalisme kebangsaan bagi pelajar diisi pemateri dari pelaku pendidikan STKIP Tunas Palapa Lamteng Stepanus Wasito,M.Pd dan Sertu Misni perwakilan Kodim 0411/LT.

Stepanus memaparkan tahapan pembentukan karakter bagi siswa dengan cara pembiasaan. “Para palajar bisa jadi agen-agen perubahan dengan pondasi Pancasila. Bela negara diwujudkan dengan rasa bangga memiliki bangsa Indonesia, daerah sendiri,” terangnya.

Antusias pelajar yang ikut memunculkan pertanyaan, terkait pandangan masyarakat di luar daerah yang menganggap provinsi Lampung terkenal sebagai daerah begal.

Hal ini ditanggapi Stepanus untuk menyikapi hal tersebut dengan tidak berkecil hati. Bahwa untuk tindak kejahatan bisa terjadi di mana saja. Namun dalam menghadapi pandangan tersebut, maka bisa memberikan sikap dengan menyampaikan bahwa di Lampung juga sebagai gudang prestasi dengan tokoh-tokoh sukses berasal dari Lampung.

Tidak hany itu, Lampung sebagai penghasil kopi terbaik. Penghasil bumi terbaik di Indonesia seperti padi di Trimurjo, gula dari Gunung Madu serta pengekspor buah nanas dari Terbanggibesar ke mancanegara.

Perwakilan Kodim, Misni menambahkan bahwa masyarakat di Lampung mempunyai persatuan yang kuat seperti paguyuban dan yang lainnya. “Tugas kita sebagai pelajar adalah mempersiapkan dari sekarang dengan membekali ilmu sebanyak-banyaknya, dan ketrampilan serta potensi diri untuk ditunjukan ke masyakarakat luar,” ajaknya.

Dina Mutia Karimah adalah salah satu pelajar setelah mengikuti sosialisasi ini merasa bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan. “Hal paling bernilai yang saya dapatkan adalah penerapan disiplin terhadap diri sendiri untuk berbuat lebih banyak lagi dengan pengembangan karakter,” pungkasnya. (sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *