Salman Alfarizi Borong Medali Emas Kejuaraan Pencak Silat

Radarlamteng.com, BANDARLAMPUNG –
Salman Al Farizi salah satu siswa kelas VII dari SMP Islam Azzahra Bandar Lampung terus semangat dalam mengukir prestasi. Hal ini dibuktikan dengan prestasi yang ditorehkan meraih medali emas dalam National Pencak Silat Championship 2021, secara virtual di Jakarta pada 26-27 Juni lalu.

Kemudian pada 21-22 Agustus lalu yang diikuti sekitar 100 peserta. Disusul dengan menyabet medali emas kembali katagori tunggal pada kejuaraan Jawa Barat Open 2021.

Salman mengutarakan prestasi yang dicapai karena dukungan yang kuat dari Orangtua dan keluarga serta pihak sekolah. Setiap mengikuti pertandingan selalu disuport dengan optimisme dan rasa yakin untuk menang. ” Bimbingan guru dan ayah saya yang selalu bilang pasti menang, maka saya yakin untuk bisa menang,” ungkap Salman.

Dirinya mengaku memilih seni bela diri pencak silat selain ingin mencapai target nasional dan go internasional, juga karena ingin menjaga dan melestarikan budaya daerah. Sejak tahun 2016 Salman sudah tekun mengikuti latihan di Perguruan Pencak Suci.

Sementara itu Riagus Ria,SE,MM yang merupakan orangtua Salman bersyukur atas pencapaian prestasi putranya. Dikatakannya sejak kecil Salman sudah terlihat bakatnya dengan selalu suka memperagakan gerakan silat.

“Bakatnya ada dari leluhurnya dan saya bangga bakat tersebut dikembangkannya, menjadi prestasi baik tingkat provinsi sampai skala nasional diusianya yang masih muda.

Diharapkan prestasi ini akan memberi aura positif dan magnet kuat, hingga mendongkrak semangat para generasi muda di Lampung yang cinta budaya daerah menjadi karya anak negeri untuk bangsa Indonesia,” urainya.

Sederet prestasi pencak silat Salman Alfarizi, dimulai dari tahun 2017 dengan 2 medali emas sekaligus Paku Bumi Cup untuk katagori tanding dan tunggal. Lalu pada tahun 2018, memboyong medali emas untuk tunggal Paku Bumi Cup dan medali perak pada Paku Bumi Cup V katagori tanding. 

Masih pada tahun yang sama, Salman kembali berprestasi sebagai Juara I O2SN lalu ditingkat Kota Bandarlampung turut mengikuti lomba O2SN menjadi Juara II. Selanjutnya pada even Bappeda Lampung medali emas katagori tanding dan medali emas katagori tunggal disabetnya sekaligus. Lalu dieven Lampung Championship yang digelar di Metro pada tahun 2018 juga Salman mendapatkan medali Perunggu.

Ditahun 2019, kiprah Salman terus melaju dengan pertandingan pencak silat Diniyyah yang juga merebut 2 medali emas untuk katagori tanding dan tunggal. Lalu pada Lampung Berjaya Open tetap harus puas meski meraih medali Perak. Namun, pada even Baitul Jannah 2 medali emas kembali diboyong masing-masing katagori tanding dan tunggal. (sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *