Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR- Masyarakat kampung di Kecamatan Terbanggibesar, nampaknya harus lebih sabar menunggu Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa.
Camat Terbanggibesar Fathul Arifin S.I.P.,M.M, mengatakan, BLT untuk kampung di Kecamatan Terbanggibesar akan disalurkan tahap kedua. Saat ini, menurutnya kampung sedang dalam pendataan untuk warga penerima BLT.
“Kampung sedang dalam pendataan warga yang akan menerima BLT, dengan syarat penerima tidak tercatat sebagai penerima PKH atau BPNT,” ujarnya.
Pendataan juga nanti akan diseleksi mana yang benar-benar layak atau tidak. Tak hanya itu, kampung juga mempunyai jumlah kuota. Seperti, Kampung Adijaya, sebanyak 166 penerima bantuan, lalu Kampung Indraputra Subing 192 penerima bantuan, kemudian Kampung Karangendah 198 penerima bantuan, Kampung Nambahdadi 242 penerima bantuan, Kampung Onoharjo 185 penerima bantuan lalu, Kampung Terbanggibesar 514 penerima bantuan, dan Kampung Poncowati 161 penerima bantuan.
“Anggaran disalurkan sebesar 30 persen yang berasal dari desa. Kecuali kampung Terbanggibesar, sebesar 35 persen. Artinya, tiap warga mendapat 600 ribu dikalikan tiga bulan,” jelasnya.
Terkait, penyaluran Fathul mengatakan, nanti mengikuti petunjuk teknis (juknis) dari Dinas PMK Lamteng, apakah langsung tiga bulan atau bagaimana, belum ada petunjuk selanjutnya.
Ia berpesan kepada aparatur kampung untuk benar-benar selektif dalam pendataan. Agar tidak menimbulkan gejolak ditengah pandemi Covid-19 saat ini.
“Kriteria penerima bantuan kan sudah jelas dan sudah dikirimkan kepada aparatur kampung syarat warga penerima bantuan. Jangan sampai warga yang benar-benar layak terima bantuan tidak terdata,” tandasnya. (cw25/rid)
