Sulpakar Buka FLS2N di SMAN 1 Seputihbanyak

Radarlamteng.com, SEPUTIHBANYAK – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) kembali melaksanakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Kegiatan tahun 2019 ini, dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, Drs. Sulpakar, MM., di SMAN 1 Seputihbanyak, Selasa (10/12/2019) yang sekaligus menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba seni.

Dalam kesempatan itu, Sulpakar yang hadir mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap FLS2N tingkat kabupaten ini mampu mencari sekaligus melahirkan potensi-potensi terbaik yang dimiliki daerah.

“Cari potensi sebaik-baiknya. Agar nanti bisa menjadi duta Lampung di FLS2N tingkat nasional di Provinsi Sumatera Barat nanti,” kata Sulpakar.

Dia memberi apresiasi kepada jajaran MKKS SMA Lamteng yang dinilainya cukup kompak dalam menjalankan program kerja. “Kekompakan dan kebersamaan ini jarang dimiliki kabuapten lain. Di sini kompak, bagus, semangat. Ini perlu,” tegas Sulpakar.

Sementara, Ketua MKKS SMA Lamteng Drs. Dasio Priambodo, M.Pd., menjelaskan bahwa FLS2N merupakan program kerja setiap tahun ajaran. Sasarannya untuk pengembangan bakat siswa. “Ini adalah kegiatan lomba seni, olahraga dan akademik atau olimpiade yang kita lakukan setiap tahun,” kata Dasio.

Pelaksanaanya, terpisah di berbagai SMA di Lamteng. Untuk SMAN 1 Seputihbanyak ditunjuk sebagai tuan rumah lomba seni. Sedangkan pelaksanaan lomba olahraga dilakukan di beberapa sekolah. Di antaranya, cabor basket di SMAN 1 Kotagajah, dan sepakbola di SMAN1 Seputihagung.

Lalu, olimpiade di SMAN 1 Seputihraman, debat bahasa di SMAN 1 Sedangagung dan Karya Tulis Ilmiah di SMAN1 Kalirejo. “Peserta seluruhnya siswa-siswi SMA baik swasta ataupun negeri yang tergabung dalam MKKS,” jelas Dasio didampingi Kepala SMAN 1 Seputihbanyak, Nengah Sukarta, S.Pd. MM., dan Kepala SMAN 1 Seputihsurabaya, Gusti Ketut Suparja, S.Pd. MM.

Selain melaksanakan program kerja, kata Dasio, kegiatan ini sebagai sarana menjalin silaturahmi antar pelajar SMA di Lamteng. Kemudian, sebagai bahan evaluasi hasil pembelajaran di sekolah bagi peserta didik untuk meningkatkan prsestasi.

Peserta terbaik dari tingkat kabupaten, akan menjadi utusan Lamteng di lomba yang sama tingkat provinsi. “Jika di provinsi keluar sebagai juara akan naik terus sampai internasional. Dengan lomba ini, artinya kita menyiapkan calon-calon utusan tersebut,” pungkasnya. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *