Hasil Pilkakam Serentak Kampung Pujokerto Diprotes, Panitia Diduga Curang

Radarlamteng.com, TRIMURJO – Pemilihan kepala kampung (pilkakam) serentak di Kampung Pujokerto, Kecamatn Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng) 7 November 2019 menuai polemik.

Pada pilkakam tersebut terindikasi adanya kecurangan dalam penambahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilakukan panitia pelaksana pilkakam tanpa adanya pemberitahuan secara tertulis kepada salah satu calon.

“Tentunya ini sangat menciderai demokrasi. Saya menilai panitia pilkakam berpihak kepada salah satu calon dengan menambah DPT tanpa adanya pemberitahuan kepada kami,” terang Mujiono, salah satu kontestan di pilkakam lalu.

Mujiono menerangkan, ada 1.962 DPT yang telah ditetapkan dan telah disepakati. Namun pada pelaksaan ada penambahan 12 pemilih dari luar kampung dengan menggunakan KTP dan KK tanpa adanya pemberitahuan kepada dirinya.

“Sebelumnya pada penambahan pemilih dengan menggunakan KK dan KTP sempat ditolak oleh tim saya. Namun tidak digubris oleh pihak panitia, dari situ saja kita sudah menilai bahwa ada kecurangan yang dilakukan oleh panitia,” kata Mujiono

Mantan kakam dua periode ini menambahkan, pihaknya akan terus mengawal masalah ini hingga ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Lamteng. Pihaknya akan menerima keputusan PMK apabila memiliki dasar-dasar yang cukup untuk menetapkan kakam terpilih.

“Saya akan menuntut keadilan karena pada pilkakam ini ada kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh pihak lawan, dan bila PMK memutuskan lawan saya sebagai calon terpilih, itu harus memiliki dasar yang cukup memuaskan bagi kami, karena kami memiliki bukti dan saksi yang dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Sementara itu, ketua panitia pilkakam Kampung Pujokerto Dwi Haryati saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAp nya terkait hal ini tidak ada jawaban. Saat disambangi di kediamannya pun yang bersangkutan enggan menemui awak media. (cw29/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *