Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Tiga Pegawai Lapas Gunung Sugih Terima Penghargaan

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH- Dalam peringatan Hari Dharma Karyadhika ke 74, Kalapas Syarpani, memberikan penghargaan kepada tiga orang penjaga tahanan yang ada di Lapas Gunungsugih. Penghargaan ini diberikan atas kesigapan dalam upaya penggagalan penyelundupan Narkoba kedalam lapas setempat.

Syarpani menerangkan bahwa, hal paling penting dalam pembinaan kepegawaian adalah konsistensi terhadap kebijakan pemberian reward and punishment dalam rangka mewujudkan PNS yang disiplin yaitu reward kepada siapapun PNS yang telah berprestasi dan memberikan yang terbaik dalam bentuk sekecil apapun. Disamping itu, Punishment juga dapat diberikan kepada siapapun PNS yang melanggar.

“Kami berikan penghargaan kepada 3 pegawai dilingkungan Lapas Gunung Sugih atas prestasinya menggagalkan penyelundupan narkoba yang hendak dibawa masuk oleh salah seorang narapidana yang dipekerjakan di perkebunan luar lapas. Ini sebagai salah satu upaya pembinaan pegawai yang selama ini kami lakukan,” ujar Syarpani, (30/10/2019).

“Kami mengharapkan para pegawai yang mendapat penghargaan ini dapat berbagi kisah suksesnya kepada, pegawai lain sehingga Lapas ini semakin baik kedepannya,” harapnya.

Sementara Eka Saputra Effendi, sebagai salah satu peraih penghargaan mengungkapkan kebahagiaannya setelah Kepala Lapas Gunung Sugih, setelah memperoleh penghargaan dan perhatian Kalapas terhadap pegawai di lingkungannya.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak Syarpani, beliau peduli kepada pegawainya sehingga saya dan teman-teman lain mendapatkan penghargaan seperti ini. Semoga kedepannya akan lebih banyak lagi pegawai yang dapat meraih seperti halnya saya ini,” ujar Kepala Regu Pengamanan Lapas Gunung Sugih ini.

Sekedar diketahui, pada kesempatan ini, terdapat tujuh orang yang memperoleh penghargaan saat memperingati Hari Dharma Karyadhika ke-74 yakni Eka Saputra Effendi, I Made Suwamba dan Rudi Hartanto atas upaya penggagalan penyelundupan narkoba jenis ganja, I Made Suwamba dan Made Sandi Permana sebagai inisiator pembangunan Pura Dharmesti hibah dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampung Tengah, Soni Prabowo sebagai inisiator pembangunan sekretariat Masjid Al-Furqon hibah dari Bupati Lampung Tengah, Candra Siahaan sebagai pembina rohani Kristen dan Deri Nurhadri sebagai anggota P2U terdisiplin dalam penggeledahan lalu lintas orang dan barang.(cw26/gde)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *