Radarlamteng.com, SEPUTIHBANYAK – Akhirnya, pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Polsek Seputihbanyak yang dimulai sejak Januari lalu terealisasi 100 persen.
Pada Rabu (16/10/2019), gedung yang memiliki berbagai fungsi tersebut diresmikan oleh Kapolres Lampung Tengah, AKBP I Made Rasma. Peresmian tersebut, sekaligus acara deklarasi pilkakam damai dan doa bersama.
Kapolsek Seputihbanyak, Iptu Eko Heri Susanto, MH., menjelaskan bahwa terwujudnya GSG atas swadaya masyarakat di wilayah hukum Polsek Seputihbanyak, yang mencakup Kecamatan Wayseputih.
“Alhamdulillah berkat bantuan semua elemen masyarakat, gedung ini bisa terwujud. Sesuai namanya, GSG ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan dan boleh digunakan siapa saja. Termasuk forkopimcam jika akan melaksanakan rapat atau kegiatan pembinaan lainnya,” kata kapolsek yang terkenal ramah ini.
Gagasan membuat GSG, kata dia, dicetuskan Kapolsek Seputihbanyak sebelumnya, AKP Riki Ganjar Gumilar yang kini menjabat sebagai Kapolsek Terbanggibesar.
“Pada pergantian kapolsek bulan Januari lalu, kapolsek yang lama, Pak Riki menyerahkan pekerjaan rumah yakni membuat GSG. Dia sudah mencetak batako. Tanpa fikir panjang, saya langsung melanjutkan dengan membuat fondasi. Dan Alhamdulillah, akhirnya bisa selesai dan diresmikan hari ini,” cerita kapolsek.
Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma usai peresmian mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polsek Seputihbanyak yang telah merealisasikan GSG. “Semoga program ini bisa diikuti polsek lain di Lampung Tengah,” kata kapolres.
Dia berharap GSG dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terutama, untuk pembinaan atau agenda lain Polri dalam rangka perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.
Sementara, deklarasi damai dan doa bersama di Mapolsek Seputihbanyak dihadiri puluhan calon kakam dari wilayah hukum Polsek Seputihbanyak dan Seputihraman.
“Di wilayah hukum Polsek Seputihbanyak, ada delapan kampung yang akan melaksanakan pilkakam serentak pada 7 November 2019. Rinciannya, empat kampung di Kecamatan Seputihbanyak dan empat kampung di Kecamatan Wayseputih, dengan total calon kakam sebanyak 29 orang,” ujar Kapolsek Seputihbanyak Iptu Eko Heri Susanto dalam laporannya.
Kemudian, dari wilayah hukum Polsek Seputihraman terdapat 11 kampung yang akan ikut pilkakam. Ada 38 calon kakam yang akan berkompetisi di ajang pesta demokrasi tersebut. “Kami berharap seluruh calon kakam memberi kesejukan dalam berkompetisi agar berjalan aman dan lancar. Sesuai ikrar dalam deklarasi kita yang mengedepankan kedamaian,” ajak kapolsek.
Sedangkan Kapolres AKBP I Made Rasma menekankan agar calon kakam bersaing secara sehat dalam mendapatkan simpatik masyarakat. “Jangan membuat kampanye hitam yang justru akan memperkeruh suasana,” pesannya.
Pihaknya sengaja mengumpulkan calon kakam di seluruh kecamatan yang akan ikut pilkakam serentak. Inisiasi ini, adalah bentuk perhatian Polri kepada calon kakam. “Sebagai pembina sekaligus penanggungjawab kamtibmas, saya ingin mengajak semua calon mengikuti pilkakam patuh terhadap aturan. Ini semua demi terciptanya konsusifitas di masing-masing kampung,” pungkasnya.
Acara deklarasi dan peresmian GSG ini dihadiri ratusan tamu undangan. Selain kapolres terlihat pula anggota DPRD Lamteng, camat, danramil, tokoh masyarakat, kakam di Kecamatan Seputihbanyak, Wayseputih dan Seputihraman. (rid)

