HUT ke-37, SMP Bina Putra Sulusuban Hadirkan Pendongeng Nasional

Radarlamteng.com – SEPUTIHAGUNG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 37 SMP Bina Putra Sulusuban Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah menghadirkan pendongeng kenamaan Kak Ipul dan Gatot Kece dari Manajemen Dongeng Inspirasi Jakarta.

Hal ini ditujukan untuk mengembangkan literasi anak, guna meningkatkan minat baca anak didik dan mendapatkan kesan moral dalam pembentukan akhlak yang lebih baik.

Mengangkat tema menjalin rasa kebinekaan untuk generasi cemerlang, sekolah ini mewujudkannya dengan kreasi dan atraksi dari seluruh siswa siswinya melalui lomba senam bersama, lomba kreasi membuat kartu ucapan HUT, paduan suara serta fashion show.

Kepala SMP Bina Putra Sulusuban Kadar, S.Pd., mengajak seluruh jajaran warga sekolah untuk bahu membahu memajukan pendididikan yang digagas sejak tahun 1979 dan mulai berdiri bangunan di tahun 1982.

“Dengan modal disiplin di sekolah dan di rumah untuk meraih prestasi, perjuangan sangat berat hingga mencapai usia 37 tahun. Pencapaian prestasi di skala nasional ditempati bidang atletik yang dikirim ke Kalimantan tahun 2015. Di bidang akademik SMP Bina Putra Alhamdulillah masuk 10 besar di Lampung Tengah yang didasari akhlak dan karakter untuk lebih religius seperti kegiatan tadarus, salat duha, kemudian KBM. Pengembangan potensi siswa di Sabtu seru untuk penggalian minat dan bakat siswa,” ujar Kadar.

Ketua Yayasan Suripto yang hadir berharap hubungan antara siswa, guru dan orangtua dapat terbina harmonis. Sehingga SMP Bina Putra dapat dipercaya untuk mendidik putra putrinya. “Tanpa dukungan dari semua pihak proses KBM SMP Bina Putra tidak akan berjalan dengan baik. Termasuk komite sekolah sebagai mitra terdekat di sekolah, dengan disliplin dan pelayanan prima yang diterapkan oleh sekolah,” urainya.

Awaluddin Ketua Komite SMP Bina Putra Sulusuban melalui Felik Sudiyo tokoh pendiri sekolah menitipkan lembaga pendidikan ini untuk anak anaknya bisa meneruskan kegiatan KBM dengen regenerasi yang dilahirkan dari sekolah ini. “Kami merasa bangga dengan perubahan sekolah yang dulu hanya ilalang dan sekarang sudah menjadi tempat menimba ilmu yang bermanfaat untuk  anak bangsa, berkah Tuhan YME,” ungkapnya. (sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *