Kaca Kantor Kelurahan Adipuro Pecah, Dinding Penuh Coretan

Radarlamteng.com, TRIMURJO – Kaca Kantor Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah (Lamteng) pecah, Senin (16/9/2019).

Kerusakan itu diduga dilakukan secera sengaja oleh oknum tak bertanggung jawab. Kejadian diperkirakan pukul 03.00 WIB dini hari.

Lurah Adipuro Abdul Wahab menjelaskan, bahwa pada Senin pagi dirinya mendapat kabar dari ketua RT setempat yang memergoki seseorang yang mematikan saklar lampu dan mendengar suara pecahan kaca.

Selain itu, di hari yang berbeda tepatnya pada hari Sabtu (14/9/2019) dinding kantor kelurahan tersebut juga penuh corean menggunakan arang dengan bertuliskan “Hati-hati Jangan Pernah Meremehkan Orang” dan di dunia ini gak ada yang hebat, prinsip hidup 1 x, mati 1x “.

Menurut Wahab, pihaknya belum bisa memastikan kaca yang dipecah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.

“Kita belum bisa menyimpulkan. Tetapi kita sudah kordinasi dengan pihak kepolisian untuk dapat segera mengungkap masalah ini,” terang lurah yang baru menjabat tiga bulan ini.

Ketika ditanya, apakah ada kaitannya dengan kepemimpinan dirinya sebagai lurah, pihaknya tidak memungkiri adanya rasa protes terhadap dirinya yang dinilai keras dalam mimpin.

“Iya tidak dipungkiri lah, Mas. Dalam 100 persen ya pasti 30 persennya ada yang kontra sama kita. Sebab dalam kepimpinan saya memang agak keras. Jadi bisa saja mereka tidak senang dengan saya. Tapi kita tidak dapat menduga-duga yang pasti perkara ini sudah ditangani oleh pihak polsek,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Trimurjo AKP Kurmen Rubiyanto, SH.MH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

“Benar Mas. Saya dapat kabar kejadian itu. Tapi saya sedang ada acara di polres dan saya perintahkan Kanit Reskrim dan Kanit Intel untuk langsung olah TKP,” kata Kurmen.

Saat ini, lanjut Kurmen, pihaknya belum bisa memastikan apa motif dari kasus pecah kaca dan coret-coret dinding tersebut. “Saat ini kita telah memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap perkara ini. Kemungkinan ini adalah suatu teror,” pungkasnya.

Disisi lain, salah satu warga Kelurahan Adi Puro, yang sempat ditemui media radarlamteng.com, mengungkapkan, peristiwa semacam itu baru pertama kali terjadi di kelurahan setempat.

“Sejak terbentuknya kelurahan ini, baru sekarang ini ada peristiwa semacam ini (coret dinding kantor kelurahan dan pecah kaca). Bingung juga kenapa ini terjadi pada saat Pak Wahab jadi lurah di sini,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Sebelumnya, lanjut warga itu, pada era kepemimpinan lurah sebelumnya, tidak ada bentuk protes maupun teror yang tertuju ke kantor kelurahan.

“Mudah-mudahan peristiwa semacam ini tidak terulang kembali. Kami warga di sini sangat tidak menginginkan kondisi seperti ini,” harapnya. (cw29/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *