Haduhh!! Beras BPNT Tak Layak Dan Banyak Kutu

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR- Puluhan warga penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggibesar mengeluhkan kualitas beras yang tidak layak.

Menurut keterangan Novi Oktaviana Kaur Kesra Kampung Poncowati, kualitas beras yang tidak layak itu terkuak saat ia mengecek ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Ya benar, keterangan dari beberapa KPM yang saya datangi mengaku beras berbau dan banyak kutu serta kualitas beras yang tak baik berwarna kuning,” ujar Novi.

Sementara itu, Ummi Rahmatinnur Pendamping Sosial PKH Kampung Poncowati, mengaku pernah mengetahui beras itu sering datang pada malam hari. Kalau untuk mekanisme pembeliannya,
uang masuk ke ATM dan KPM menggesek kartu untuk mendapatkan struk untuk mengambil barang belanja senilai Rp 110 ribu berupa beras 8-9 kilo dan telur 7 butir.

“Jika sudah menggesek kartu semua pengurus E-Warung mencairkan uang di Bank dan kemudian disetorkan kepada Tenaga Kerja Sosial Kesejahteraan Kecamatan (TKSK) Terbanggibesar untuk pembelanjaan barang, nah saya tidak tahu kalau untuk belanja barangnya siapa,” jelasnya.

Mendapat laporan warga dan perangkat kampung terkait kualitas beras yang tidak baik, Kepala Kampung Poncowati, Gunawan Pakpahan merasa geram terkait bantuan yang diberikan.

“Kenapa mengirim beras pada malam hari, dan karung beras tidak ada cap Bulog nya. Jika begini, saya minta warga yang telah mengambil beras dengan kualitas tidak baik segera kumpulkan dan pulangkan, jika tidak akan saya sidak ke warga lainnya,” tandasnya. (cw25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *