Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Suhariyanto kunjungi kantor BPS Lampung Tengah (Lamteng), Sabtu (22/6/2109).
“Sebetulnya tujuan saya ke Lampung meresmikan kantor BPS untuk Kabupaten Tulangbawang Barat dan Mesuji. Lalu mampir ke sini (Lampung Tengah). Sekaligus sosialisasi terkait pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020,” kata Suhariyanto.
Sosialisasi, ujar dia, perlu dilakukan secepat mungkin. Apalagi metode pada sensus tahun depan berbeda. Yakni, BPS akan menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk menyingkronkan data kependudukan. BPS akan menggunakan metode basis data online dan terjun langsung ke lapangan untuk mencari data penduduk.
“Tahun ini akan dilakukan pengumpulan data guna mendukung pembangunan nasional. Untuk persiapan sensus penduduk 2020, untuk pertama kalinya kita akan menggunakan metode basis data dengan menggandeng Disdukcapil,” terang Suhariyanto.
Dengan data tersebut ujar Suhariyanto, maka data kependudukan akan terus terupdate, seperti perpindahan dan latar belakang pendidikan warga bisa diketahui.
“Untuk metode data online warga hanya tinggal log-In, mencocokan data dengan NIK, maka akan terupdate. Sementara metode langsung, petugas kita di lapangan akan menggandeng mulai dari RT hingga camat untuk melakukan sensus,” ujarnya.
Persiapan sensus penduduk 2020 kata Suhariyanto, sudah dimulai di enam kabupaten di Indonesia sejak Maret hingga Juli ini. Namun begitu, data tersebut belum bisa digunakan untuk mengetahui jumlah pemilih di ajang pemilihan bupati (Pilbup) 2020 mendatang.
“Kalau untuk itu (data pemilih di Pilbup 2020) belum ya (belum bisa digunakan). Karena tahun ini kita baru persiapan. Kita baru mengumpulkan data awal, serta menggandeng berbagai pihak lainnya dari dalam dan luar negeri,” bebernya. (rid)
