Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Calon anggota legislatif (caleg) Partai Nasdem, dr.Asih Fatwanita melaporkan indikasi terjadinya penggelembungan suara di salah satu kecamatan ke Bawaslu Lampung Tengah (Lamteng).
Kedatangan Asih diterima staf Bawaslu Lamteng Samsudin Tohir, Sabtu (27/4/2019).
Dalam laporannya, Asih meminta Bawaslu untuk menindaklanjuti pelanggaran pemilu yaitu, indikasi penggelembungan suara yang dilakukan oleh caleg satu partai dengannya.
“Hari ini kita datang ke Bawaslu untuk menjelaskan bahwa ada fakta penggelembungan suara di Kecamatan Bandarmataram. Ini adalah tugas Bawaslu untuk terus mengawal dan menindaklanjuti laporan ini. Apabila hal ini tidak dapat diselesaikan oleh pihak Bawaslu, tentu kami tidak akan tinggal diam. Sebab ini sudah masuk tindak pidana, maka kita akan membawa kasus ini ke ranah hukum,” tegas Asih.
Dijelaskan Asih, ada dua Data Ahir (DA) form hasil pleno di tingkat kecamatan yang memiliki perbedaan. Pertama suara rusak yang berkurang dan naik menjadi suara sah. Berdasarkan dari kedua DA tersebut, ternyata memiliki perbedaan dengan C1.
“Sebelumnya saya mendapat dua DA yang berbeda dan di situ tidak sama dengan hasil C1 yang kita terima. Yang pasti pleno PPK sudah selesai, saya akan kejar ini di pleno KPU. Karena ini menyangkut amanah rakyat dan kita akan mendesak KPU untuk mengembalikan suara rusak. Saya akan kawal masalah ini sampai manapun,” tambahnya.
Sementara Samsudin Tohir membenarkan bahwa ada salah satu caleg dari Partai Nasdem yang datang untuk melaporkan dugaan penggelembungan suara. Tetapi dia tidak bisa mengambil keputusan sendiri.
“Benar ada salah satu caleg yang melaporkan adanya dugaan penggelembungan suara di wilayah Kecamatan Bandarmataram. Tapi saya belum bisa menindaklanjuti karena ini adalah wewenang ketua, maka kita akan berkoordinasi dengan pimpinan terdahulu,” katanya.
Terpisah, Pembina Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Lamteng, Ganda Haryadi menyatakan, pihaknya akan terus mengawal sampai penghitungan suara di tingkat KPU.
“Pihak Mappilu adalah salah satu unsur pers dan masyarakat yang memantau jalannya Pemilu. Sebagai pembina Mappilu Lamteng, saya meminta seluruh jajaran untuk mengawal sampai dengan penghitungan rekapitulasi di tingkat KPU Lamteng. Sebab data-data itu tidak bisa digelembungkan oleh pihak manapun,” tandasnya.(cw29/jar)
