Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Pengadilan Negeri (PN) Gunungsugih melakukan Pencanangan Zona Integritas (ZI) Lampung Tengah (Lamteng), Rabu (27/2/ 2019).
Pencanangan sekaligus penandatangan piagam yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Garuda, dipimpin langsung Ketua PN Gunungsugih, Syamsul Arief. Diikuti oleh Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto; dan Ketua PA Gunungsugih Arifin.
Diikuti pula Ketua DPRD Lamteng Achmad Junaidi Sunardi; Kajari Lamteng Edi Didaya; Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhanuddin; Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma Jemy, Kepala Kantor Agraria Tata Ruang Lamteng Hasan Basri Natamenggala.
Lalu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunungsugih Syarpani; Ketua PWI Lamteng Ganda Hariyadi; dan Ketua MUI Lamteng Hi. Muttawali. Meski ada beberapa pejabat yang hanya diwakili.
Pada kesempatan itu, Ketua PN Gunungsugih Syamsul Arief juga melaporkan kinerja tahun 2018 dengan membagikan laporan tahunan (laptah) PN Gunungsugih. Dokumen setebal 74 halaman itu diberi judul, “Hukum Untuk Keadilan, Hukum Untuk Kepastian dan Hukum Untuk Kemanfaatan”.
Syamsul Arief menyampaikan bahwa Pencanangan Zona Integritas hanyalah langkah awal dari tekad sungguh-sungguh PN Gunungsugih dalam mewujudkan wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).
Selanjutnya Ketua PN yang dikenal banyak melakukan innovasi dan prestasi ini mengatakan bahwa PN Gunungsugih akan melanjutkan pembangunan zona integritas yang memang sejak tahun 2018 sudah diwujudkan dalam kaitan reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang maksimal.
Dimana PN Gunungsugih telah memiliki Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pembuatan pintu akses guna sterilasi ruangan agar pengunjung tidak bisa berhubungan dengan para hakim dan pegawai selain di PTSP.
“Pada akhirnya output dari dua pembangunan tersebut akan terwujud wilayah bebas korupsi” ujar mantan aktivis saat kuliahnya dulu di Fakuktas Hujum Universitas Lampung.
Dalam kesempatan memberikan ekspose laporan tahunan kinerja PN Gunungsugih periode Januari-Desember 2018, dipaparkan juga capaian-capaian dalam gambar dan angka statistik terkait jumlah perkara pidana dan perdata yang diterima serta diputus.
Lalu permohonan perdata, konsinyasi, eksekusi dan pembebasan jalan tol, tren kejahatan dan sengketa. Kemudian performa pengadilan, daya serap anggaran, innovasi, MoU dan pelayanan posbakum serta kegiatan bakti sosial PN Gunungsugih terhadap masyarakat sekitarnya.
Menariknya, ekspose laporan tahunan kinerja PN Gunungsugih Tahun 2018 itu juga bersamaan dengan pelaksanaan Laporan Tahunan (Laptah) Mahkamah Agung RI tahun 2018 di Jakarta.
Dalam catatan media, baru kali ini ada pimpinan pengadilan tingkat pertama yang membuat laporan tahunan kinerjanya secara langsung di wilayah hukumnya.
“Expose Laptah PN Gunungsugih tahun 2018 ini, mungkin satu-satunya PN tingkat pertama kelas II di Indonesia yang melaporkan kinerjanya kepada publik. Penting kami sampaikan sebagai bentuk kesadaran atas pertanggungjawaban kinerja kami selama satu tahun di tahun 2018. Oleh karena kinerja kami dibiayai oleh anggaran negara yang diperoleh dari uang rakyat. Dan kinerja PN Gunungsugih tentu kami tujukan buat pelayanan kepada rakyat,” imbuh Syamsul yang kemudian disambut tempuk tangan meriah dari para tamu dan undangan.
Bupati Lamteng yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemeritah, Hukum dan Politik Eko Dian Susanto mengapresiasi Pencanangan Zona Integritas PN Gunungsugih sebagai langkah baik dalam upaya memberikan pelayanan publik yang bebas korupsi.
“Terus terang kami salut dan bangga dengan kinerja PN Gunungsugih yang pada tahun 2018 bahkan memberi inisiatif mengadakan bakti sosial berupa operasi katarak sebanyak 250 pasien dan operasi hernia sebanyak 32 pasien. Kinerja PN Gunungsugih sungguh membantu kinerja Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam mensejahteraan rakyat terutama dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap Eko.
Pada kesempatan tersebut Kajari Lamteng, Eddy Digdaya juga menyampaikan apresiasinya atas kinerja PN Gunungsugih. “PN Gunungsugih sejak dipimpin Pak Syamsul Arief, kinerjanya luar biasa, patut dicontoh,” ungkap Edy usai acara pencanangan dan laptah kinerja. (rls/rid)
