Diajak Kepemandian Air Panas, Korban Tenggelam Minta Ke Pantai Lokhnga Bandaaceh

Radarlamteng.com, TERUSANNUNYAI- Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di pantai Lokhnga, Bandaaceh, yang sempat menggegerkan dunia maya, diketahui bernama Agus Sriana (25) warga Jalan Pemuda, Kampung Bandaragung, Kecamatan Terusannunyai.

Informasi yang berhasil dihimpun Radarlamteng.com, korban kesehariannya bekerja sebagai mekanical electrikal instalasi asih di Kampus Unsyiah Bandaaceh.

Supardi (32), dan Khoirul Anam (26), mandor ditempat kerja korban, keduanya warga Banjarrejo, Kecamatan Waypengubuan, mengatakan, korban diketahui baru bekerja dua minggu di Provinsi Aceh.

“Ketika hari libur korban bersama 10 teman nya mengisi waktu libur berenang di laut Lhoknga, Bandaaceh. Saat itu saya tidak ikut mereka untuk berlibur, setahu saya mereka akan pergi ke pemandian air panas. Namun menurut teman korban, ia (korban) malah mengajak ke pantai Lokhnga,” ujarnya saat diwawancarai di kantor Kampung Bandaragung (29/11).

Setelah sampai lokasi, korban langsung berenang dibibir pantai dan tak lama korban terseret arus ke tengah pantai. Ali Mustofa dan Agus Nursalim, kedua temannya yang melihat dan berusaha menyelamatkan korban yang terseret arus dari bibir pantai, tak dapat berbuat banyak setelah mecoba menarik korban yang semakin terseret ke tengah pantai. Korban baru diketemukan tim Basarnas Provinsi Aceh ke esokan harinya pukul 11.00 WIB (26/11).

“Saya baru dua minggu mengenal korban. Selama itu korban dikenal baik dan sopan santun ditempat kerja. Memang, pantai Lokhnga sendiri terdapat larangan untuk tidak berenang disekitar lokasi karena sering memakan korban jiwa. Namanya musibah, kita tidak tahu kapan dan dimana maut menjemput. Saya dan teman lainnya mengucapkan dukacita yang didalamnya kepada keluarga almarhum,” tuturnya.

Sementara itu, Asih adik almarhum Agus mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran yang membantu proses evakuasi korban hingga korban dipulangkan dan dimakamkan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Bandaaceh yang telah membantu pemulangan jenazah hingga ke rumah duka. Keluarga sudah ikhlas dan tidak ada tuntutan kepada siapapun,” tandasnya. (cw25)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *