Dari Olahan Sampah, Karang Taruna Rumbia Sabet Juara Tiga

RADARLAMTENG.COM, TERBANGGIBESAR – Karang Taruna Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah (Lamteng) menorehkan prestasi yang cukup membanggakan.

Adalah, ketika ikut tampil memamerkan kerajinan berbahan sampah yang diolah tangan-tangan kreatif pengurus dan anggota.

Pameran tersebut ditampilkan saat peringatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) tingkat Kabupaten Lamteng di lapangan Kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggibesar, Minggu (30/9).

Memamerkan kerajinan kaligrafi berbahan sampah plastik bekas minuman dan daun-daun dari tumbunan, Karang Taruna Rumbia berhasil meraih juara tiga. Selain kaligrafi, turut memamerkan miniatur sepeda motor yang bahannya dari onderdil motor bekas.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi kami. Dan awal yang baik bagi Karang Taruna Kecamatan Rumbia,” ujar Ketua Karang Taruna Rumbia, Abdul Purnomo saat ditemui usai acara.

Yang bikin bangga, kata dia, penampilan di Adijaya itu kali pertama bagi Karang Taruna Rumbia. Di situ juga bersaing dengan Karang Taruna dari seluruh kecamatan yang ada di Lamteng.

“Sebelumnya kita hampir tidak pernah tampil dalam pameran resmi. Dan ini yang pertama. Hasilnya kita menjadi juara tiga,” bebernya.

Tentu capaian itu sedikit mengagetkan. “Kaget juga kita dapat juara tiga. Karena saat tampil tidak ada harapan sedikitpun untuk juara. Niat kami tampil di sana, hanya ingin belajar ikut event resmi tanpa mengharapkan juara. Ditambah waktu yang sangat singkat bagi kami dalam persiapannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menguraikan munculnya ide dalam membuat kerajinan tangan tersebut. Awalnya hanya coba-coba untuk mencari kesibukan. Lalu terinspirasi dari guyonan pengurus dan anggota di setiap malam saat berkumpul.

“Yaitu dengan mengeluarkan ejekan kepada teman dengan kalimat “fungsimu kui lo” (fungsimu itu lho, red). Kelaurlah ide kami, untuk mencari kratifitas yang berfungsi selayaknya dengan celotehan kami,” urainya.

Dari situ, lanjut dia, ide terlahir dengan mengangkat tema produk of sampah. Lalu membuat kerajinan berbahan baku sampah. “Di luar dugaan kami yang minim pengalaman dan jam terbang dapat menyedot antusias pengunjung dan tokoh-tokoh politik di Lampung saat ikut acara tersebut,” beber Purnomo, sapaan akrabnya.

Menurut dia, ini adalah sejarah bagi pihaknya. “Kami bisa menciptakan sejarah baru di Rumbia
Terima kasih kepada pihak kecamatan yang telah mendukung sepenuhnya kegiatan kami. Terima kasih juga warga Rumbia,” tutupnya.

Sementara, Camat Rumbia Eko Meidiyanto yang juga Ketua Dewan Pembina Karang Taruna Rumbia memberi apresiasi atas prestasi tersebut. “Semoga prestasi yang diraih Karang Taruna menjadi inspirasi organisasi lainnya dan masyarakat Rumbia untuk berkreasi,” pungkasnya. (rid)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *