Gertak PSN di Seputihsurabaya, Gotong Royong Berantas Sarang Nyamuk DBD

Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Gebyar gerakan serentak (gertak) pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3 M plus untuk pencegahan kasus DBD dilakukan di Kecamatan Seputihsurabaya, Lampung Tengah, Kamis 7 Maret 2024.

Dalam kegiatan itu, semua unsur digerakkan. Mulai masyarakat di tingkat kampung, instansi, pasar, hingga sekolah.

Gerakkannya, yakni melaksanakan gotong-royong bersih-bersih di rumah, pekarangan dan lingkungan kerja masing-masing.

Dijelaskan Kepala UPTD Puskesmas Seputihsurabaya, I Gusti Yoga, SKM., M.Kes., bahwa kegiatan bersih-bersih ini fokus membersihkan tempat perindukan atau perkembangbiakan nyamuk DBD dengan cara 3M.

Pertama; Menguras bak mandi atau tempat penampungan air lainnya seperti penampungan air kulkas, tempat minum hewan peliharaan, dan lainnya.

“Selanjutnya Menutup tempat penampungan air yang tidak bisa dikuras. Kemudian mengubur atau mendaur ulang barang bekas seperti ban bekas, gelas plastik bekas air mineral, tempurung kelapa, ember bekas, plastik yang bisa menampung air,” jelasnya.

Menurut dia, gertak ini dilakukan di seluruh wilayah Lampung Tengah. Untuk di Kecamatan Seputihsurabaya, gerakkan PSN bakal dilakukan secara rutin setiap hari Jumat.

“Hari ini adalah gebyar untuk menggugah. Selanjutnya kita sepakati dilakukan gerakkan bersih-bersih serentak setiap hari Jumat,” ucapnya.

Dalam gebyar gertak PSN 3M plus tersebut dipantau langsung oleh tim kecamatan. Yakni camat, kepala puskesmas dan unsur forkopimcam lainnya.

Tim kecamatan keliling melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan tersebut ke seluruh titik lokasi yang menjadi fokus untuk memastikan kegiatan berjalan.

Tim kecamatan juga menyisir rumah-rumah warga untuk memberi edukasi tentang pencegahan DBD yang paling efektif adalah melalui gerakan PSN 3M plus dengan cara rutin dan serentak.

“Pencegahan paling efektif adalah dengan PSN 3M plus. Karena langsung memberantas sarang tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD dan membunuh telur atau laravanya. Kalau nyamuk dewasa hidupnya cuma sekitar 115 hari. Meski dia akan bertelur saat hidup, tapi jika telurnya kita berantas tidak akan berkembang sampai nyamuk dewasa yang bertelur itu akan mati sendiri. Jadi gerakkan ini memang harus dilakukan rutin dan serentak,” harapnya. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *