Radarlamteng.com, BANDARJAYA – Siswa dan Siswi SMPN 3 Terbanggi Besar, Lampung Tengah (Lamteng) menjadi yang pertama kalinya mendapat sosialisasi Literasi dan Inklusi serta Pembukaan Rekening Simpanan Pelajar (Simpel) pada Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang digulirkan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sekretariat Daerah Kabupaten Lamteng. Kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Lampung ini dihadiri Staff Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Adi Sriyono,S.Sos,M.M, Kepala OJK Perwakilan Provinsi Lampung Novandi Syafriasyah dan dari Bank Lampung Apridalia.
Plt.Bupati Lamteng I Komang Koheri melalui Adi Sriyono,S.Sos,M.M menyampaikan sinergi yang dibangun antara TPKAD, OJK, Bank Lampung, dan Dinas Pendidikan serta SMPN 3 Terbanggi Besar diharapkan dapat menjadi sebuah budaya pelajar dengan pembiasaan menabung yang dapat didukung dan didorong melalui dinas pendidikan dan kebudayaan Lamteng.
” Pemkab Lamteng memberikan apresiasi dan siap mendorong program ini dengan mengembangkan ke sekolah lain tingkat SMP dan SD di Lamteng. Jika anak-anakku diberikan uang saku sekolah, bisa dimulai dengan menyisihkan untuk di tabung, dengan budaya menabung, dilakukan pembiasaan sebagai persiapan masa depan yang lebih baik, menuju Indonesia Emas secara terencana,” pesannya.
Kepala SMPN 3 Terbanggi Besar Siswandi,S.Pd mengutarakan dalam kegiatan ini sejumlah 115 siswa akan melakukan pembukaan rekening tabungan simpanan pelajar.
“Kami berterimakasih karena SMPN 3 Terbanggi Besar mendapat kesempatan sebagai sekolah yang pertama menerima program Literasi dan Inklusi Keuangan serta pembukaan rekening simpanan pelajar. Diharapkan manfaat menabung akan dapat dirasakan siswa dan siswi kami hingga nanti hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.(sci/rid)




