Radarlamteng.com, BANDARSURABAYA – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Dedi D Saputra, ST., melaksanakan sosialisasi pembinaan penyelenggaraan pendidikan wawasan kebangsaan di Kampung Beringinjaya, Kecamatan Bandarsurabaya, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang merupakan program DPRD Kabupaten Lampung Tengah tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari masyarakat setempat. Sebelumnya, Dedi juga telah melaksanakan kegiatan serupa di Kampung Gaya Baru 2 dan Gaya Baru 3.
Dalam sosialisasi tersebut, Dedi yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Lampung Tengah mengajak masyarakat untuk terus memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, wawasan kebangsaan yang berlandaskan ideologi Pancasila menjadi pedoman penting dalam menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Pancasila adalah dasar kita dalam kehidupan bermasyarakat. Kita harus memahami dan mengamalkan nilai-nilainya, mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, hingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan, perbedaan agama, suku, dan latar belakang bukan menjadi penghalang untuk hidup berdampingan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan semangat gotong royong.
Dedi juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna menghindarkan mereka dari berbagai penyakit masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, dan pergaulan negatif lainnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap anak tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pihak sekolah karena waktu belajar di sekolah hanya berlangsung beberapa jam setiap hari.
“Anak-anak kita berada di sekolah hanya beberapa jam. Karena itu, pengawasan paling banyak ada di lingkungan keluarga. Orang tua harus mengetahui pergaulan anak-anaknya dan memastikan mereka tidak terjerumus dalam narkoba, judi online, maupun perilaku negatif lainnya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa menaati hukum dan memahami bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.
Sementara itu, Kepala Kampung Beringinjaya, Giman, menyampaikan terima kasih kepada Dedi D Saputra yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di kampungnya.
Giman mengapresiasi materi yang disampaikan karena dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sekaligus menghindari perilaku negatif.
Ia menilai, semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat perlu terus diperkuat. Menurutnya, masih ada sebagian warga yang enggan mengikuti kegiatan kerja bakti, ronda malam, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya karena merasa belum mendapatkan bantuan.
“Kadang-kadang nilai-nilai Pancasila mulai luntur. Contohnya, ada warga yang enggan ikut kerja bakti, ronda, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya hanya karena tidak mendapatkan bantuan. Padahal, bantuan yang diterima masyarakat merupakan program pemerintah, bukan semata-mata ditentukan oleh pihak kampung,” ungkap Giman.
Ia berharap, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya persatuan, kepedulian sosial, dan gotong royong semakin meningkat.
Kegiatan ini turut menghadirkan Martuhono sebagai narasumber dari unsur tokoh agama, yang memberikan materi terkait penguatan ideologi Pancasila dan peran keluarga dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya wawasan kebangsaan serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dalam kegiatan itu juga dilakukan serap aspirasi, sejumlah masyarakat menyampaikan aspirasi mereka kepada Dedi D Saputra. Diantaranya terkait fasilitas posyandu di kampung setempat yang belum memadai dan kesejahteraan kader yang perlu diperhatikan. (rid)




