- Advertisement -spot_img
Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:50
BerandaProvinsiLamtengTerpilih jadi Pembina IKWT Terbaik Tahun 2026,Pipit Hermalia Periyansyah Sinergikan dengan Program...

Terpilih jadi Pembina IKWT Terbaik Tahun 2026,Pipit Hermalia Periyansyah Sinergikan dengan Program MBG di Bangunrejo

- Advertisement -spot_img

Radarlamteng.com, BANGUN REJO – Program Pemberdayaan Ikatan Kelompok Wanita Tani (IKWT) menjadi salah satu peluang besar yang memberikan kontribusi manfaat bagi masyarakat. Cakupan ini bisa dirasakan khususnya bagi wanita petani di Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah ( Lamteng ).

Pipit Hermalia Periyansyah berhasil membuktikan tingkat keberhasilan ini dengan mendorong para wanita tani dalam pengelolaan hasil pertanian dari pengelolaan lahan pekarangan rumah, baik berupa sayur-sayuran, buah-buahan hingga bumbu dapur serta hasil peternakan seperti telur dan ayam dengan menjaring kerjasama program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini, menurut Pipit yang merupakan istri Camat Bangunrejo Periyansyah ini, memiliki kolaborasi mutualisme dengan saling menguntungkan. Para wanita tani mendapatkan manfaat tempat memasarkan langsung hasil pertanian, sementara dari MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga bisa mendapatkan bahan makanan dan sayuran yang segar langsung dari kebun petani.

“Disamping memberikan pembinaan kepada wanita tani dalam proses pengelolaan lahan pekarangan yang bernilai guna penghasilan, kami juga membantu memberikan lahan pemasaran sebagai pemasok bahan makanan lokal yang segar, dari hasil usahanya yang selaras untuk mendukung program pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui MBG, dan ternyata ini hasilnya sangat positif,” papar Pipit.

Menurutnya,
KWT di Kecamatan Bangunrejo adalah wadah pemberdayaan perempuan yang berfokus pada kegiatan pertanian dan peternakan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekomoni keluarga dengan pemanfaatan lahan pekarangan.

Selaku Pembina IKWT tentunya tanggungjawab diberikan dengan secara aktif melakukan pembinaan, memberi suport bagi KWT yang ada di kampung – kampung, mengikuti rakor rutin , bersinergi lintas sektor dengan penyuluh pertanian kecamatan.

Alhasil, langkah ini juga berbuah prestasi yang dicapai dan meraih juara
Pembina IKWT Terbaik Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Lamteng, lalu disusul Juara IKWT Terbaik 2026 dari KWT Tunas Karya Tanjung Pandan dan KWT Anggrek Bangun Rejo.Prestasi ini masih ditambah dengan Raihan menjadi Juara I lomba Stand Produk IKWT Terbaik.

Penyerahan Penghargaan diberikan oleh Ketua IKWT Kabupaten Lampung Tengah I Ketut Dewi Nadi Komang Koheri pada 15 September 2026 lalu di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih.

Capaian IKWT Kecamatan Bangun Rejo ini dirasakan sangat positif karena Pemerintah Daerah melalui IKWT begitu mengapresiasi dan menghargai sebagai motivasi menambah semangat pembinaan KWT, bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk tetap produktif untuk ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Lebih lanjut Pipit Hermalia mengatakan pengembangan IKWT di Kecamatan Bangun Rejo mulai aktif dan berkelanjutan. Beberapa Produk olahan UMKM unggulan berupa kopi pinang, keripik pisang , keripik kulit ikan, lalu minuman kesehatan jamu daun sembung, jahe bubuk.

Sementara di sektor pertanian sebagai pemasok bumbu dapur seperti jahe, kunyit,laos, cabai,daun bawang, selada , pakcoi ,timun, ikan lele dan ikan patin di SPPG yang ada di kecamatan Bangun Rejo.

Disamping sebagai Pembina IKWT Kecamatan Bangunrejo, Pipit Hermalia Periyansyah juga Ketua TP PKK Bangunrejo, yang terus mendongkrak pembangunan pemerintah melalui 10 program pokok PKK, diantaranya yang sudah di lakukan PKK menjadi mitra strategis posyandu dalam pelayanan dasar kesehatan dengan program peningkatan kesehatan dan penurunan stunting, penguatan ketahanan dan ekonomi keluarga bersinergi bersama KWT dan penyuluh pertanian.

Dalam pendidikan dan pembentukan karakter, kemudian pelestarian lingkungan hidup, pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk alami serta menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal.

“Langkah strategis diharapkan juga menjadi solusi yang diberikan baik bagi wanita tani sehingga tidak lagi bingung harus menjual hasil pertanian dan peternakan, juga dengan menggalakan program 10 program PKK disertai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan memberikan dampak peningkatan hidup masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera,” urai Pipit Hermalia.(sci/rid)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here