- Advertisement -spot_img
Selasa, 6 Oktober 2026 | 02:02
BerandaPendidikanSiswa SMAN 1 Bangunrejo Perkuat Pelatihan Jurnalistik dengan Praktek Reportase Berita dan...

Siswa SMAN 1 Bangunrejo Perkuat Pelatihan Jurnalistik dengan Praktek Reportase Berita dan Perdalam UU ITE

- Advertisement -spot_img

Radarlamteng.com,BANGUN REJO – Pelatihan Jurnalistik energinya semakin kuat menarik minat dan bakat siswa untuk lebih menguasai teknik dalam menulis hingga menyampaikan informasi berita yang baik dan benar. Lebih dalam lagi, pembekalan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juga menjadi wajib hukumnya dipelajari untuk warga sekolah
sebagai upaya pencegahan dari jeratan tindak pidana yang diakibatkan pelanggaran di media sosial.

Siswa dan siswi SMAN 1 Bangun Rejo, Lampung Tengah (Lamteng) yang tergabung dalam jurnalis sekolah, OSIS serta Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengan semangat dan antusias mengikuti pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan pada Sabtu (3/10/2026) di aula GSS setempat.

Mengangkat tema Kamera Pena, Menulis dengan Mata, Merekam dengan Kata, siswa dan siswi langsung tertarik dengan pemaparan materi dunia jurnalistik mulai teknik menulis berita di media cetak surat kabar, dan majalah hingga media online yang diberikan oleh narasumber Suci Hartati,S.H dari Media Radarlamteng.
group.

Selain itu teknik reportase juga lebih menggunggah semangat untuk melakukan wawancara hingga membacakan naskah berita di media elektronik radio bersama pemateri Veronica Wang dari Radio Rapemda Lamteng.

Kepala SMAN 1 Bangun Rejo, Muhammad Zaenudin,S.Pd didampingi Wakil Bidang Kesiswaan Budhi Raharjo,S.Pd menyampaikan pentingnya
menguasai ketrampilan Jurnalistik memasuki abad 21 ini atas keterbukaan akses informasi yang semakin cepat, sehingga penting diberikan bekal pelatihan jurnalistik.

“Diharapkan di era digital ini, siswa dan siswi SMAN 1 Bangun Rejo tidak tertinggal dunia informasi, dapat memilah mana berita yang benar dan tidak terjebak dalam berita bohong (hoax). Harapannya akan lahir siswa dan siswi yang kritis dalam menyampaikan kebenaran.Jaga etika dan tanggungjawab. Pelatihan jurnalistik juga menjadi wadah bakat literasi dan aspirasi yang positif sehingga kedepan punya prestasi jurnalistik dimasa depan. Diharapkan dengan ketrampilan berkomunikasi dan kemipimpinan yang baik siswa dari SMAN 1 Bangun Rejo siap terjun di masyarakat dan memberikan kontribusi yang bermanfaat,” terangnya.

Adit salah satu siswa pelatihan jurnalistik mengaku banyak menemukan hal baru yang menarik saat mengikuti pelatihan jurnalistik.

“Saya jadi lebih banyak mengetahui metode yang sederhana dan lebih mudah mulai menyiapkan pertanyaan saat melakukan wawancara dengan narasumber lalu mengumpulkan data dan diolah menjadi sebuah berita dengan menggunakan rumus 5W1H sebagai pondasi yang paten untuk dipergunakan,” ungkapnya.

Saat praktek reportase dan baca naskah berita, tambahnya juga lebih menyenangkan dengan contoh cara membaca yang harus menggunakan intonasi suara dan kalimat yang jelas.(sci/rid)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here