- Advertisement -spot_img
Sabtu, 5 September 2026 | 12:19
BerandaProvinsiLamtengSesegok’an Asal Lamteng Resmi Jadi WBTb Indonesia 2026

Sesegok’an Asal Lamteng Resmi Jadi WBTb Indonesia 2026

- Advertisement -spot_img

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Sesegok’an, tradisi dan ekspresi lisan yang hidup di tengah masyarakat resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2026 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Penetapan tersebut dilakukan melalui Sidang Penetapan WBTb Termin II, 4 September 2026. Masuknya Sesegok’an dalam daftar WBTb nasional sekaligus menambah deretan kekayaan budaya Lampung Tengah yang mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Dengan penetapan ini, Lampung Tengah kini memiliki empat karya budaya yang telah ditetapkan sebagai WBTb Indonesia.

Sebelumnya, tiga karya budaya asal Lampung Tengah telah lebih dahulu mendapatkan pengakuan nasional, yakni Tari Ittar Muli, Sulam Jalin Kepang, dan Seghak Asah.

Tari Ittar Muli merupakan karya budaya dalam domain seni pertunjukan. Tarian tradisional yang dibawakan oleh penari perempuan ini menggambarkan keanggunan dan keindahan gerak muli atau gadis Lampung. Tari Ittar Muli telah ditetapkan sebagai WBTb sejak 2019.

Kemudian Sulam Jalin Kepang, yang masuk dalam domain kriya tradisional atau kerajinan tangan. Karya khas Lampung Tengah ini menggabungkan teknik sulam tangan dengan motif kepang yang memiliki nilai seni dan budaya.

Bahkan, kerajinan tersebut telah menjadi bagian dari pembelajaran muatan lokal di sekolah.

Sementara Seghak Asah merupakan permainan tradisional masyarakat yang tidak hanya melatih ketangkasan fisik, tetapi juga mengajarkan kebersamaan serta nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., menyambut penuh rasa syukur atas kembali bertambahnya karya budaya daerah yang mendapat pengakuan sebagai WBTb Indonesia.

“Alhamdulillah, satu lagi karya budaya Lampung Tengah masuk WBTB Indonesia. Ini merupakan prestasi dan kebanggaan kita bersama. Tentunya setelah mendapatkan pengakuan ini, tugas kita bukan berhenti sampai di sini, tetapi bagaimana budaya tersebut terus kita lestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Nur Rohman, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, penetapan WBTb bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya pelestarian budaya lokal agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Dengan bertambahnya Sesegok’an, semakin kuat pula posisi Lampung Tengah sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan tradisi dan budaya yang patut dijaga serta diperkenalkan ke tingkat nasional. (rid)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here