Kunjungan Kerja, Bupati Sambangi Puskesmas Seputih Mataram

Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Seputih Mataram Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengunjungi UPT Puskesmas Kecamatan Seputih Mataram. Setibanya di Puskesmas Seputih Mataram Bupati meninjau langsung kegiatan pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas setempat.

Beberapa ruangan dikunjungi langsung oleh Bupati, yaitu ruang pemeriksaan umum, ruang pemeriksaan wanita, ruang ibu dan anak, dan ruang rawat inap pasien. Bupati juga sempat berdialog langsung dengan pasien yang ada di Puskesmas Seputih Mataram apakah pasien mendapat kan pelayanan yang layak atau tidak.

Setelah selesai meninjau kegiatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Seputih Mataram, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto bersama staf ahli bupati dan kepala OPD terkait menghadiri Deklarasi stop buang air besar sembarangan atau open federation free (ODF) yang berlangsung di halaman UPT Puskesmas Seputih Mataram.

Sebanyak 10 kampung sudah mendeklarasikan ODF dari total 12 Kampung yang ada di Kecamatan Seputih Mataram. Dalam acara ini turut hadir juga ketua tim penggerak PKk Kabupaten Lampung Tengah Hj Ellya Lusiana Loekman.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dalam sambutannya berharap kepada tenaga medis kesehatan untuk membantu dalam proses pemeriksaan masyarakat dengan bertindak secara sendiri-sendiri untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan jangan sampai masyarakat mengeluh tidak terlayani,” tegas Bupati Kamis (12/9/2019).

Sementara itu terkait dengan deklarasi ODF, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah Hj Ellya Lusiana Loekman mengatakan
Perilaku buang air besar sembarangan (BABS Open defecation) termasuk salah satu contoh perilaku yang tidak sehat. BABS atau Open defecation adalah suatu tindakan membuang kotoran atau tinja di ladang, hutan, semak–semak, sungai, pantai atau area terbuka lainnya jika dibiarkan akan menyebar mengkontaminasi lingkungan, tanah, udara dan air. Oleh karena itu kita harus stop prilaku buang air besar sembarangan.

“Gerakan Stop Buang Air Besar berguna untuk menjaga kesehatan kita bersama wajib kita laksanakan,” jelas Ellya Lusiana Loekman.

Dalam acara ini warga yang hadirpun bisa memeriksa kan kesehatan secara gratis yaitu cek gula darah, cek kolestrol, cek asam urat dan tensi darah.
Diakhir acara Bupati secara simbolis memberikan sertifikat ODF secara simbolis kepada kampung yang sudah mendeklarasikan gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan. (bil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *