Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah (Lamteng) sukses menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari. Dari 23 Juli sampai 25 Juli 2019.
Sebanyak enam cabang perlombaan (cabor) diperlombakan dalam Porseni 2019. Diantaranya, lomba drumband untuk peserta yang berasal dari sekolah TK, SD dan SMP. Kemudian, lomba tarik suara dengan lagu pop Lampung untuk peserta tingkat SMP.
Selanjutnya, lomba volli putra dan putri tingkat SD dan SMP. Lomba tenis meja bagi peserta SD dan SMP, lomba senam gotong royong serta catur yang juga diikuti peserta tingkat SD dan SMP.
Sekretaris Disdikbud Lamteng Drs. Sariman, M.Pd., mewakili Kadisdikbud Syarief Kusen, S.Pd. MM., saat penutupan Porseni, Kamis 25 Juli 2019 di Nuwo Balak menyatakan bahwa diadakannya Porseni untuk menggali potensi siswa/i TK, SD, dan SMP di Bumi Jurai Siwo. “Kegiatan ini untuk menggali potensi dan bakat siswa/i Lamteng,” katanya.
Sariman turut memberi apresiasi kepada peserta yang telah menampilkan kemampuannya dalam mengikuti tangkai perlombaan. “Alhamdulillah, kita bisa melihat adik-adik peserta tampil memukau. Jadi patut kita beri apresiasi kepada seluruh peserta,” tambah Sariman didampingi Kabid Kebudayaan Linggar Nunik Kiswari, S.Sn. MM.
Masih dikatakan Sariman, Porseni diharapkan betul-betul dijadikan ajang menggali prestasi. Tidak hanya tingkat kabupaten, tapi juga tingkatan yang lebih tinggi.
Bagi peserta yang berprestasi, kata Sariman, diberikan piala dan piagam penghargaan. Selanjutnya, akan diikutkan dalam perlombaan di tingkat provinsi. “Kita akan ikutkan dalam perlombaan di tingkat provinsi. Semoga bisa mengharumkan nama Lamteng hingga tingkat nasional,” ungkapnya.
Kemudian, bagi peserta yang belum bisa mencetak prestasi, jangan berkecil hati. “Masih ada kesempatan di lain waktu. Tetap semangat untuk berlatih agar kedepan bisa mengukir prestasi,” pintanya.
Di akhir sambutan, Sariman ucapkan terima kasih kepada peserta, sekolah dan pihak yang terlibat dalam Porseni 2019. “Tanpa ada dukungan pihak-pihak tersebut Porseni tidak bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (adv)



