Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Kendaraan angkutan yang melintas di wilayah Lampung Tengah diharapkan taat pada aturan. Terutama menyangkut beban muatan.
Pasalnya, banyak kendaraan yang membawa muatan melebihi tonase. Hal itu ditengarai menjadi salah satu pemicu rusaknya jalan.
Ini dikatakan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto saat meninjau jembatan Kampung Sendangmukti, Kecamatan Sendangagung yang kondisinya sudah rusak parah, Minggu (18/11/2019).
Ditempat itu, bahkan Loekman menegur supir truk pembawa pasir yang kebetulan melintas. Menurut Loekman, truk pengangkut pasir tersebut menjadi salah satu pemicu amblasnya jembatan tersebut.
Supono, Kepala Dusun II Kampung Sendangmukti mengungkapkan, bahwa jembatan tersebut dibangun tahun 2016 lalu. Namun, karena banyak kendaraan truk pengangkut pasir yang muatannya melebihi kapasitas, sehingga jembatan itu tidak bisa bertahan lama.
Menanggapi hal itu, Loekman menyatakan segera memerintahkan Dinas Perhubungan untuk melakukan uji petik. “Kalau muatannya melebihi tonase yang ditentukan, ya harus dibongkar di tempat,” ujar Loekman.
Tidak ada kompromi bagi Loekman untuk menertibkan hal tersebut. “Kita tidak bisa lagi main-main dan memberikan toleransi. Kita harus sesuaikan dengan aturan, kalau Lamteng mau baik dan bagus infrastrukturnya,” tandasnya. (rls/rid)
