Radarlamteng.com, BANGUNREJO- Peduli pendidikan Pj Kepala Kampung (Kakam) Tanjungjaya, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah (Lamteng), bersama TPK melanjutkan pembangunan dari Kakam sebelumnya yakni Oktavianus Hermanto, melalui program Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019 membangun jalan Lapen menuju SDN 2 Tanjungjaya.
Jalan lapen yang dibangun dengan panjang 752 m X 2,5 m, selain dibangun menuju SDN 2 Tanjugjaya juga dibangun di dusun 1, 2 dan 6 B. ”Saya berupaya buat yang terbaik bagi seluruh warga Kampung Tanjungjaya, terutama dalam memajukan kampung dengan melakukan perbaikan infrastruktur guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan pembangunan infrastruktur dari ADD tahun 2019 saya berharap dimasa Pj menjadi Kakam Tanjungjaya bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” harap H. Sabariyanto.
Selain lapen, bersama Ketua TPK Abib Solihin di termin kedua ini juga dibangun rabat beton dengan ukuran 245 m X 2 m di dusun 6 A dan 7 A. Kemudian jalan telford aau onderlagh sepanjang 507 6m X 2,5 m di dusun 4 dan 6 A, drainase di dusun 7 B dengan ukuran 220 m, talut penahan tanah (TPT) di dusun 7 B panjang 209 m, gorong-gorong 2 unit di dusun 4 dan taman balai kampung.
”Alhamdulillah semua pembangunan infrastruktur dari ADD tahun 2019 tahap kedua berjalan kondusip, sebab selain digunakan untuk pembangunan infrastruktur juga digunakan untuk pemberdayaan atau pembinaan karangtaruna, posyandu, posbindu, PKK dan masih banyak lagi lainnya serta oprasional kantor kampung,” jelas H. Sabariyanto, kepada radarlamteng.com, Minggu (13/10/2019).
Selain digunakan untuk pembangunan, ADD yang diterima Kampung Tanjungjaya juga digunakan untuk pemberdayaan dan pembelian Alat Tulis Kantor (ATK). Sehingga dengan adanya ATK dan intensif pamng saat ini, Sekretaris Kampung (Sekkam) Tanjungjaya, Eko Susilo, dibantu kaur, kadus dan RT, linmas serta operator selalu aktif ngantor dikantor kampung sesuai jam kerja.
”Saya berharap, pembangunan infrastruktur yang dibangun bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya serta masyarakat bisa merawatnya agar bangunan dari ADD bisa tahan lama serta tidak cepat rusah. Apalagi masih ada lanjutan pembangunan dari APBN tahap ke III yakni pembuatan sumur bor, TPT dan drainase,” pungkas H. Sabariyanto.(win)
