Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Siswa SMK Pangudi Luhur, Seputihmataram yang bernama Bayu Ilham dan M. Fikri Kadafi meraih mendali emas pada Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup 2 tahun 2019 antar unit dan TNI/Polri se-Indonesia yang diselenggarakan pada 13-15 September 2019 di Gedung Olahraga Pusat Olahraga Persahabatan Korea Indonesia (GOR POPKI) Cibubur, Jakarta Timur.
Torehan prestasi ini diraih oleh dua siswa yang bersekolah di perkampungan, namun memiliki kegigihan untuk bersaing dengan 2.500 peserta se-Indonesia.
Kepala SMK Pangudi Luhur Santi Hendrawati memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bayu Ilham kelas XII jurusan rekayasa perangkat lunak yang meraih mendali emas kelas junior under 51 kilogram, dan M. Fikri Kadafi Xjurusan teknik kendaraan ringan juga memperoleh mendali emas di kelas junior under 50 kilogram.
“Kami sangat bersyukur dan bangga kepada dua orang siswa kami yang telah memperoleh mendali emas pada Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup tahun ini. Semoga setelah mengikuti kejuaraan ini, karakter kedua siswa kami ini dapat terbentuk sebagai generasi muda yang berprestasi dan bisa menjadi motivasi siswa yang lain, untuk memacu prestasinya,” ujarnya, Selasa (17/08/2019).
Ia menjelaskan, persiapan para siswanya ini sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan kejuaraan. Dimulai sejak pertengah Juni 2019, sampai awal September 2019.
“Kami berharap, atlit Taekwondo SMK Pangudi Luhur bisa mewakili Provinsi Lampung di ajang Porprov tahun 2020 dan PON. Juga bisa berlaga dalam event yang lebih tinggi pada even Internasional,” pungkasnya.
Disamping itu, M. Fikri Kadafi peraih mendali emas, di kelas junior 50 kilogram dalam kejuaraan taekwondo ini merasa bangga bisa mengharumkan nama SMK Pangudi Luhur dan Kabupaten Lampung Tengah khususnya di kancah nasional. Prestasi ini, bisa diaraihnya berkat latihan keras, dan motivasi dari pelatih yang telah berhasil menjadi juara di event internasional.
“Banyak sekali upaya yang sudah saya lakukan untuk bisa berlaga dalam event nasional ini. Terutama usaha latihan yang giat dan dukungan dukungan dari keluarga. Saya sangat temotivasi oleh sabeum (pelatih) Mariska. Beliau yang memotivasi saya karena telah berhasil mengibarkan bendera merah putih di negara lain,” ucapnya.
Ia berharap, prestasinya tidak terhenti di sini, namun bisa berlanjut ke jenjang berikutnya dan mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. (cw26/rid)
