Beri Pelayanan Terbaik untuk Nasabah, Kantor Kas BPRS Rajasa Rumbia Diresmikan

Radarlamteng.com, RUMBIA – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Rajasa Lampung Tengah (Lamteng) terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabahnya.

Ini dibuktikan dengan dibukanya kantor kas baru. Lokasinya, berada di Kecamatan Rumbia. Kantor kas tersebut telah diresmikan pada Senin (16/9/2019) oleh Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.

Direktur Utama BPRS Rajasa Lamteng Sofian mengatakan, hingga saat ini, BPRS Rajasa Lamteng yang berkantor pusat di Jalan Proklamator Raya No. 14 C, Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar telah memiliki dua kantor kas.

“Kantor kas yang pertama berada di Kecamatan Kalirejo dan kantor kas kedua ada di Kecamatan Rumbia yang baru kita resmikan ini,” ujar Sofian.

Dibukanya kantor kas Rumbia, kata dia, untuk mendekatkan diri kepada nasabah. Pasalnya, per Agustus 2019, BPRS Rajasa Lamteng tercatat memiliki 3.656 nasabah.

“Hampir 40 persen nasabah berada di wilayah seputaran Rumbia. Seperti di Kecamatan Buminabung, Bandarsurabaya dan Seputihsurabaya. Hal itu yang menjadi pertimbangan kita membuka kantor kas di sini,” jelasnya.

Sehingga, nasabah di wilayah timur Lamteng tidak perlu lagi ke kantor pusat ketika akan melakukan pembiayaan atau keperluan lainnya. “Initinya, agar masyarakat Lampung Tengah lebih dekat dengan pelayanan kita. Khususnya nasabah di wilayah timur,” tegasnya.

Terkait telah diresmikannya kantor kas Rumbia, Sofian mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto yang selama ini telah mendukung BPRS Rajasa.

Tak hanya itu, pihaknya juga berharap kepada masyarakat selaku nasabah untuk mendukung BUMD Pemkab Lamteng tersebut. Karena keuntungan yang didapat, akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini adalah bank milik Pemkab Lampung Tengah. Inilah bank kita. Keuntungan akan kembali ke kita. Seperti dalam bentuk PAD atau program CSRnya. Jadi harus didukung oleh masyarakat dan semua pihak. Baik dukungan dari sisi tabungan atau pembiayaan,” harapnya.

Menurut Sofian, masyarakat atau calon nasabah tidak perlu ragu jika akan melakukan kerja sama dengan BPRS Rajasa Lamteng. Hal ini telah dibuktikan dengan cacatan positif yang ditorehkan lembaga keuangan pelat merah tersebut.

“Hingga kini (per Agustus 2019), kita telah memiliki aset senilai Rp44 miliar. Kemudian, dana pihak ketiga Rp10 miliar, pembiayaan Rp31 miliar dan mencatatkan laba Rp2,1 miliar. Target laba akan terus kita kejar sesuai target akhir tahun yakni Rp2,8 miliar,” bebernya.

Sementara, Bupati Loekman mengatakan, dibukanya kantor kas BPRS Rajasa Rumbia menandakan Lamteng selangkah lebih maju untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, ada beberapa yang harus dilakukan BPRS Rajasa di Kecamatan Rumbia. Yaitu sebagai penggerak dan penyalur dana masyarakat secara efektif, melakukan langkah tepat guna peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan membantu pengusaha kecil.

“Serta memberi kontribusi kepada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Tengah dan menciptakan persaingan sehat antara sesama lembaga perbankan,” jelasnya.

Orang nomor satu di Pemkab Lamteng itu berharap diresmikan kantor kas ini bisa menunjang perkembangan ekonomi Lampung Tengah khususnya di Rumbia dan kecamatan di sekitarnya.

Mantan Kadisnaker Bandarlampung ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengoptimalkan kehadiran BPRS Rajasa untuk menggerakkan perekonomian masyarakat demi naiknya laju pertumbuhan ekonomi Lampung Tengah.

“Semoga adanya Kantor Kas BPRS Rajasa Rumbia bisa membantu masyarakat dalam hal kegiatan perbankan,” ujar Loekman. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *