Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – Perayaan Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu Kliwon 24 Juli 2019, umat Hindu di Kecamatan Seputih Mataram dan Bandar Mataram, Lampung Tengah mulai mempersiapkan peringatan hari besar tersebut. Salah satunya dengan memasang penjor di depan rumah masing-masing.
Seperti halnya I Komang Atmaja, selaku tokoh umat Hindu Kampung Wirata Agung Kecamatan Seputih Mataram, saat ditemui Radar Lamteng, disela-sela memasang penjor dihalaman rumahnya Selasa (23/7/2019), mengatakan bahwa banyak hal yang terus dipersiapkan umat Hindu jelang Hari Raya Galungan, mulai dari memasang penjor yang terdiri dari batang bambu, janur, buah-buahan, serta kue kering. Lalu, bunga, daun- daunan dan kertas hias.
“Setelah usai melakukan upacara persembahyangan di pure-pure setempat pada waktu pagi hari, bermacam-macam kue dan minuman di persiapkan dirumah masing-masing untuk menyambut kerabat atau tetangga yang akan berkunjung,” ujar Komang.
Terpisah, Ketua Adat Kampung Dharma Agung Kecamatan Seputih Mataram I Wayan Suwija menambahkan, pada Hari Raya Galungan merupakan turunnya para dewa untuk menyelamatkan umatnya dari hal-hal yang tidak baik. Dharma melawan A Dharma yang sudah barang tentu Dharma akan mendapat keabadian atau kemenangan.
“Pada saat Hari Raya Galungan pun, umat Hindu mengimplementasikan rasa syukurnya dengan membuat penjor sebagai rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Ida Syang Hyang Widi Wasa, karena apa yang terdapat pada Penjor tersebut yakni sebagai simbulisasi rasa syukur apa yang telah kita dapat atau diberikan oleh Ida Syang Hyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa),” kata Wayan Suwija. (bil)
