Radarlamteng.com,TERBANGGI BESAR – Prosesi Wisuda Angkatan VI Tahun Ajaran 2025-2026 PPM Muhamadiyah Boarding School (MBS) Poncowati Lampung Tengah (Lamteng) sukses digelar pada Minggu (10/5/2026).
Ada hal menarik dan istimewa pada wisuda tahun ini dimana seluruh siswa kelas XII berjumlah 41 berhasil lulus dan semua berprestasi, kemudian Rifqi Farros Alfatih secara istimewa menjadi satu-satunya santri yang lulus dengan prestasi luarbiasa hafal 30 Juz Kitab Suci Al Qur’an.
Dengan demikian Rifqi Farros Alfatih juga berkesempatan menyematkan mahkota kehormatan kepada sang Ayah dan Ibunya.
Pembina PPM MBS Poncowati Hi.Lystiawan menyampaikan PPM MBS Poncowati berdiri sudah 11 Tahun jenjang pendidikan SMP, dan untuk SMA tahun ini 6x meluluskan santri. Semua santri yang lulus sudah tersebar masuk diperguruan
tinggi negeri unggulan di Sumatra dan Jawa.
Pada tahun ajaran ini, yang berhasil
masuk dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri berjumlah 26 santri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dan masih ada dari hasil test juga mandiri. Tahun ini terdapat 5 santri SMA MBS menerima beasiswa penuh di Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS).
“Kepada santri SMA MBS Poncowati yang lulus, hari ini menjadi puncak pencapaian mencari ilmu yang bermanfaat, semoga akan menjadi berkah untuk masa depan lebih cerah. Sehingga kelak jika menjadi orang-orang besar di negeri ini, merupakan hasil cetakan dan lahir dari PPM MBS Poncowati,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama Hi.Ir Sumaidi,MM Ketua Pimpinan Daerah Muhamadiyah Lamteng berharap kepada almamater alumni PPM SMA MBS Poncowati tetap bisa membawa hal-hal baik.
“Setelah lulus, tunjukan karakter sebagai lulusan MBS dengan akhlak yang baik. Bapak Ibu wali santri tentunya memilih masukan anaknya di MBS, karena memiliki harapan tinggi anak-anak dapat menjadi anak yang sholeh. Dan semua ini dimulai dengan pembiasaan yang dipraktekkan di MBS,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PPM MBS Poncowati Muhammad Sabiq Chaerulanam,S.H didampingi Kepala SMA MBS Poncowati Edy Kurniawan,S.Pd, pencapaian seluruh siswa berprestasi di SMA MBS Poncowati ini berkat upaya yang ditempuh, dengan mengambil strategi melalui olah potensi bakat, dengan berfokus pada minat serta kemampuan setiap siswa.
“Selain target unggulan dari hasil tahfidz Qur’an, pengembangan peningkatan kompetensi pendidikan di PPM MBS Poncowati untuk santri berprestasi akademik dan non akademik.
Semua santri, kata ia punya kesempatan yang sama untuk berprestasi,dan target ini yang digali agar setiap santri memiliki bekal dan modal, untuk lebih mudah masuk ke perguruan tinggi unggulan melalui jalur undangan.
Sehingga harapan kami semua alumni yang lulus dapat menjaga nama baik PPM MBS Poncowati dan selalu berpegang pada Al Qur’an, sunah nabi Muhammad SAW serta menjadi orang yang bermanfaat dimanapun mereka berada,” urai Sabiq.
Ungkapan rasa bangga, bahagia dan haru terasa kental dalam perhelatan wisuda. Mustofa selaku orangtua dari Rifqi Farros Alfatih, terlihat mengalir buliran airmata ketika mendapat persembahan mahkota dan prestasi sang putra.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga,tentunya bahagia, karena ini menjadi kunci surga dari anak kami dapat predikat 30 juz, semoga ini akan menjadi Istiqomah dan dapat terus dijaga hafalannya.
Prestasi ini berhasil dicapainya juga dengan proses yang sudah dijalankan sejak SMP mampu memiliki modal hafal 10 juz hingga mendapat fasilitas dari PPM MBS lebih mendalami di Solo dan mampu mendapat predikat lebih dari yang lain, trimakasih MBS Poncowati,” ungkapnya.
(sci/rid)
