Kepala SDN 3 Sinarbanten; Terima Kasih Pak Bupati

Radarlamteng.com, BEKRI – Kepala SD Negeri 3 Sinarbanten, Kecamatan Bekri Ahmad Habibullah mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Nur Rohman atas gerak cepatnya menangani kerusakan atap sekolah tanpa biro birokrasi yang berbelit.

“Sekolah kami tidak mendapat alokasi rehab dari pemerintah untuk tahun 2025. Sedangkan kondisinya sudah sangat parah. Alhamdulillah dibantu secara mandiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Bapak Nur Rohman. Saat ini sudah selesai dan menjadi nyaman dan aman untuk kegiatan belajar mengajar anak-anak,” kata dia.

Sebelum diperbaiki, urai Ahmad Habibullah, sekolahnya mengalami kerusakan sangat parah.

Terutama pada bagian atap yang sudah jebol. Jika hujan, terjadi kebocoran yang cukup deras dan sudah pasti mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Selain atap, dinding pada ruang kelas sudah terlihat usang. Lalu pintu dan jendela juga sudah banyak yang lapuk. Penyebabnya adalah usia bangunan yang sudah berumur.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya untuk sekolah kami Pak Bupati, di saat yang tepat Bapak kirimkan orang yang memberi solusi. Semoga kebaikan yang diberikan ini menjadi ladang ibadah,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Nur Rohman membenarkan hal tersebut. Menurut dia, laporan adanya kerusakan SDN 3 Sinarbanten masuk setelah penetapan sekolah penerima rehab pemerintah sudah berjalan.

“Kita mengetahui kondisi separah itu setelah penetapan sekolah penerima rehab sudah berjalan,” kata dia.

Untuk menunggu tahun 2026, disebutnya, terlalu lama. “Sehingga kami minta izin untuk melakukan intervensi tersebut. Alhamdulillah sudah selesai dan berjalan dengan lancar,” katanya.

Ia meminta kepada kepala sekolah di Lampung Tengah yang sekolahnya mengalami kerusakan segera melaporkan secara resmi disertai foto atau video. “Pasti nanti kita tindaklanjuti. Jika belum terlaksana saat ini, pasti akan diupayakan pada tahun berikutnya. Meski anggaran terbatas, namun perbaikan sekolah adalah prioritas,” ucapnya. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *