Siswa SMKN 1 Terbanggibesar Temukan Metode Menarik Belajar Jurnalistik

Radarlamteng.com, TERBANGGI BESAR – Siswa SMKN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah (Lamteng) mengungkapkan berbagai pengalamannya dan menemukan metode menarik belajar jurnalistik.Jauh dari ekspetasi yang ada dibenaknya, selama ini yang dipikirkan untuk membuat berita itu sangat sulit dan bingung, ternyata bisa belajar jurnalistik dengan teknik yang sederhana dan bisa lebih mudah.

Meskipun baru pertama mengikuti pelatihan jurnalistik pada Senin (8/12/2025) puluhan siswa mulai dari pengurus OSIS serta perwakilan tiap kelas dari sekolah ini makin tertarik untuk lebih banyak mengetahui ilmu dan ketrampilan menulis berita.

Kartika salah satu siswa mengutarakan perasaannya jadi lebih ingin banyak menulis berita setelah tahu teknik menulis berita.

“Sebelumnya setiap kalau ingin menulis berita saya selalu terbentur dengan pembuatan judul sampai merangkai kalimat menjadi sebuah berita. Ternyata dengan materi singkat dan simpel yang saya terima dari pelatihan ini saya langsung bisa metode membuat berita dengan lebih mudah.

Saya jadi ingin lebih banyak belajar jurnalistik yang ternyata sangat menarik. Berharap akan bisa belajar lagi dan terus mengikuti pelatihan jurnalistik,” ungkapnya.

Senada yang dikatakan Salsa dan Dila siswa lain yang mengaku sebelumnya dari angka nol pengetahuannya seputar dunia jurnalistik, bisa menemukan keseruan tersendiri dalam belajar jurnalistik.

“Ternyata seru dan asyik belajar jurnalistik, dan kita terus dilatih kreatif dan kritis dalam mengolah pikir untuk membuat sebuah berita yang baik dan berdasarkan kode etik jurnalistik,” terangnya.

Siswa lainnya, Komang dan Made menguraikan pengalamannya dalam menggunakan media sosial.Sekarang setelah mengetahui adanya aturan UU ITE, dirinya lebih berhati-hati ketika akan mengaploud foto atau Vidio ke media sosial.

“Saya jadi tahu bahwa ada risiko pidana yang bisa menjerat dari Undang-Undang ITE. Untuk menerima sebuah informasi dari media sosial jangan langsung diterima begitu saja harus di kroscek untuk mengetahui kebenarannya. Artinya kita harus bisa lebih selektif dan bijak menggunakan media sosial,” jelasnya.

Kepala SMKN 1 Terbanggi Besar Umi Tarsih,M.Pd mengaku senang melihat antusias semangat siswanya mengikuti pelatihan jurnalistik dengan menghadirkan Narasumber Suci Hartati,S.H dari Radarlamteng Group.

“Pelatihan jurnalistik ini sejalan dengan penguatan program literasi sekolah. Kami bangga siswa dan siswi melihat antusias siswa dan bisa langsung menulis berita.

Manfaat pelatihan jurnalistik, lanjutnya sangat jelas, selain belajar dan mendapat ilmu serta ketrampilan menulis berita, siswa juga lebih memahami aturan penggunaan media sosial yang sekarang ini juga banyak memberi pengaruh bagi siswa dan siswi di lingkup kehidupannya sehari-hari dengan risiko pidana jika dilakukan dengan berbagai pelanggaran seperti pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong (hoax),” terang Umi Tarsih.

Diharapkan pelatihan jurnalistik ini akan berkelanjutan dan siswa siswi SMKN 1 Terbanggi Besar akan mampu menyampaikan berbagai ragam giat dilingkup sekolah dengan karya jurnalistik mereka berbentuk berita hingga dipublikasikan dan berbagai platform media sosial dan website sekolah.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *