Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Seputihsurabaya, Lampung Tengah (Lamteng) telah menyelesaikan
Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) atau ujian praktik bagi siswa-siswi kelas 12.
Kepala SMKN 1 Seputihsurabaya Drs. Temu, M.Pd., mengatakan UKK dilaksanakan pada 3 sampai 8 April 2021. Diikuti sebanyak 207 siswa-siswi dari empat kompetensi keahlian.
Rinciannya, Akuntansi dan Keuangan Lembaga 88 siswa, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif 49 siswa, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor 23 siswa dan Multimedia 47 siswa.
“Alhamdulillah pelaksanaan UKK dari hari pertama sampai selesai berjalan lancar. Tidak ada kendala yang berarti,” ujar Temu, Senin (12/4/2021).
Menurutnya, UKK dilaksanakan secara luring atau tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Pasalnya, dalam UKK terdapat praktik secara langsung.
“Berdasarkan surat edaran nomor 800/561/V.01/DP.3/2021, UKK merupakan ujian untuk siswa SMK untuk mengukur keahlian siswa. Sehingga, tidak bisa dilakukan secara daring. Namun dalam pelaksanaanya menerapkan protokol kesehatan secara baik,” tambahnya.
Lebih jauh pihaknya memaparkan bahwa UKK adalah hal yang sangat penting bagi siswa untuk mengikutinya.
“Uji kompetensi ini bertujuan membekali siswa agar siap bersaing untuk menghadapi dunia usaha,” jelasnya.
Di mana, siswa-siswi akan mendapat sertifikat sebagai bukti mereka punya keahlian dan bisa digunakan melamar pekerjaan nantinya.
Diketahui, berdasarkan Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK, UKK merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.
UKK dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau satuan pendidikan terakreditasi bersama mitra dunia usaha/industri.
Hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan.
Sedangkan bagi stakeholder hasil UKK dijadikan sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja. (rid)
