Buka FGD, Kadisdikbud Lamteng; Pendidikan Karakter Fondasi Utama Membangun Generasi

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Pendidikan karakter bukan sekadar program, melainkan fondasi utama dalam membangun generasi masa depan.

Ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, SE., M.Sos.I., saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda/Siswa dengan Penerapan Nilai Kemanusiaan (PNK) di BBC Hotel Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Sabtu 7 Februari 2026.

Menurut Nur Rohman, di tengah pesatnya perkembangan zaman dan teknologi, pendidik tidak hanya dituntut mencerdaskan anak-anak secara akademik, tetapi juga membentuk mereka menjadi pribadi yang berakhlak, berempati, dan peduli terhadap sesama.

“Sebagaimana kita pahami, pendidikan karakter mengharmonisasikan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat,” katanya.

Nur Rohman yang saat ini masih mengikuti P4N Angkatan LXIX Tahun 2026 Lemhannas RI tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, toleransi, persamaan derajat, dan sikap anti-diskriminasi harus ditanamkan sejak dini.

“Oleh karena itu, FGD ini menjadi sangat strategis. Forum ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang untuk bertukar gagasan, memperkuat komitmen, dan merumuskan langkah nyata dalam implementasi pendidikan karakter di satuan pendidikan. Kita ingin memastikan
sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga tempat membentuk kepribadian yang kuat dan berintegritas,” harapnya.

Ia melanjutkan, peran guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan sangatlah sentral. “Anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita ajarkan, tetapi dari apa yang kita teladankan,” ucapnya.

Keteladanan, kata Nur Rohman, adalah kurikulum paling kuat dalam pendidikan karakter. “Mari kita jadikan nilai kemanusiaan sebagai roh dalam setiap proses pendidikan. Dengan begitu, kita sedang menyiapkan generasi Lampung Tengah yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermartabat,” tandasnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Semoga FGD ini menghasilkan gagasan inspiratif dan memperkuat komitmen kita bersama dalam membangun karakter generasi muda,” harapnya.

Diketahui, kegiatan Focus Group Discussion Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda/Siswa dengan Penerapan Nilai Kemanusiaan ini diikuti puluhan peserta dari PKBM, ketua Himpaudi/IGTKI PGRI, ketua K3S SD, dan ketua MKKS SMP se-Kabupaten Lampung Tengah dengan narasumber yang dihadirkan yakni Prof. Dr. I Nyoman Sumantra. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *